Menu

150 PKK Ikut Pelatihan Tata Rias dan Sangul Bali

  • Sabtu, 28 Juni 2014
  • 899x Dilihat

PKK Kota Denpasar terus berupaya meningkatkan keterampilan anggatanya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Dengan menggelar berbagai pelatihan seperti pelating tata rias dan mensanggul Bali atau sanggul tagel diharapkan para anggota PKK dan Dharma Wanita dapat lebih meningkatkan keterampilan untuk dirinya sendiri. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra disela-sela pelatihan tata rias dan mensanggul Bali yang diikuti 150 peserta dari perwakilan PKK Desa/Lurah dan Dharma Wanita, Sabtu (28/6) di Gedung Wanita Santhi Graha.

Ny. Selly  menekankan agar perempuan Denpasar selalu berinovasi, sehingga mampu mensejajarkan diri dalam ikut mensejahterakan keluarga. Salah satunya pelatihan tata rias dan mesanggul Bali ini kedepan diharapkan mampu memotivasi ibu-ibu untuk bisa mendirikan salon kecantikan. Selain itu melalui kursus kali ini diharapkan kaum perempuan mampu merawat diri. Jangan sampai hanya mesanggul ibu-ibu harus pergi ke salon, tapi setelah mengikuti pelatihan nantinya mampu merias diri sendiri. Lebih lanjut Ny. Selly mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar kaum perempuan terutamanya ibu-ibu rumah tangga yang belum mampu merias mampu menjaga kesehatan diri. Pelatihan tata rias dan mesanggul Bali yang dilaksanakan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian pihaknya terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi kaum perempuan. Untuk itu Ny. Selly mengharapkan para peserta agar mengikuti pelatihan dengan baik dan hasilnya dipraktekkan langsung. Dengan instruktur dair pimpinan Salon Agung langsung diharapkan ibu-ibu bisa bertanya langsung terkait dengan melakukan tata rias yang benar. "Kami harapkan para ibu-ibu yang telah mengikuti pelatihan ini nantinya tidak lagi pergi ke salon hanya untuk membuat sanggul," harap Ny. Selly. Disamping itu para peserta yang telah di latih ini pada HUT Kota Denpasar tahun 2015 akan diadakan lomba membuat sanggul Bali. Hal ini juga untuk mendorong kemampuan dari peserta itu sendiri.

Sementara A.A. Ayu Ketut Agung, pimpinan Salon Agung menegaskan masih banyak ibu-ibu rumah tangga kurang memperhatikan kesehatan diri, termasuk kesehatan wajah. Padahal kesehatan wajah itu tidak terlalu mahal. Contohnya agar wajah sehat, cukup mengkonsumsi tomat matang setiap hari dan agar tetap sehat tidak harus dengan obat-obatan yang harganya mahal. "Untuk itu melalui pelatihan ini saya memberikan dasar-dasar bagaimana kaum perempuan bisa awet sehat. Dari awet sehat seorang perempuan secara otomatis akan kelihatan cantik,"ujarnya. (Gst)