Untuk mewujudkan kebersihan di Kota Denpasar, gerakan-gerakan kebersihan harus sering dilakukan di semua lini. Hal ini untuk membangun karakter masyarakat dalam mewujudkan kebersihan di Kota Denpasar. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra disela-sela gerakan kebersihan yang berbaur langsung dengan masyarakat untuk memungut sampah, Jumat (13/2) di sepanjang jalan Kamboja. Gerakan kebersihan ini melibatkan TP PKK Kota Denpasar, Desa/Lurah, masyarakat serta siswa sekolah dan TNI/Polri.
"Gerakan kebersihan harus terus menerus dilakukan, oleh semua komponen masyarakat termasuk pihak swasta melalui CSR," ujar Rai Mantra. Menurutnya coorporate social responsibility (CSR) merupakan tanggung jawab pihak swasta terhadap pembangunan yang ada. Ini bukan sumbangan melainkan bentuk kepedulian terhadap pembangunan terutama di Kota Denpasar. Rai Mantra juga mengapresiasi TP PKK Kota Denpasar yang terus berinovasi membantu pembangunan di Kota Denpasar.
Terkait dengan kasus demam berdarah (DB), Rai Mantra mengajak semua komponen masyarakat melakukan gerakan tanggap DB. Karena kasus DB saat ini memasuki siklus lima tahunan dimana-mana sudah merebak DB secara nasional.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Mantra yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara mengatakan PKK sebagai mitra kerja pemerintah terus berupaya melakukan berbagai inovasi dan berkreasi dalam membantu pembangunan perkotaan sehingga dapat mempercepat terwujudnya Denpasar bersih dan sehat, seperti membentuk bank sampah oleh kader PKK, pelatihan pengolahan sampah termasuk juga pelatihan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Disamping itu PKK Kota Denpasar berkerjasama dengan pihak swasta dalam hal ini PT. Astra Internasional TBK-Daihatsu merupakan salah satu bentuk inovasi dalam melibatkan pihak swasta untuk pembangunan di Kota Denpasar. Melalui CSR telah ditandatangani MoU untuk berbagai jenis bantuan diantaranya, 1 unit moci, bantuan modal usaha, Pembelian kain perca hasil kerajinan kelompok serta penghijauan dengan menanam 200 pohon Bintaro. Melalui gerakan kebersihan ini Ny. Selly mengharapkan dapat mendorong kader dan masyarakat untuk lebih peduli dengan kebersihan lingkungan. "Dengan terjun secara langsung seperti sekarang ini terlebih lagi Bapak Walikota langsung memimpin gerakan kebersihan diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk peduli kebersihan," ujar Ny. Selly.
Salah seorang pedagang di pasar Kreneng, Puspawati mengaku gerakan yang dilakukan Bapak Walikota sangat bagus, terlebih lagi langsung terjun ikut memungut sampah. "Kami salut melihat Bapak Walikota dan Ibu Ketua TP PKK terjun langsung melakukan gerakan kerbersihan, Ini contoh yang bagus bagi masyarakat untuk peduli kebersihan. Kami sebagai masyarakat merasa malu karena orang nomer satu di Denpasar begitu konsisten memperhatikan kebersihan, untuk itu masyarakat juga harus tergugah mewujudkan kebersihan di Denpasar " ujar Puspawati. (Gst)