Pelaksanaan program kesehatan untuk masyarakat yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dibawah duet kepemimpinan Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakilnya IGN Jaya Negara dalam pelayanannya terus melakukan berbagai inovasi. Khusus untuk pencegahan kanker servicks Pemkot Denpasar benar-benar serius melakukan pencegahan sejak dini. Setelah menyasar anak-anak sekolah setiap tahunnya dengan anggaran hampir mencapai Rp 5 milyar di tahun 2015. Kini Pemkot Denpasar bersama PKK Kota Denpasar kembali membuat inovasi pelayanan kesehatan menyasar ibu-ibu rumah tangga melalui pelayanan pencegahan kanker servik di banjar-banjar. Seperti dilaksanakan di Banjar Kebonkuri Mangku, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (23/4) yang ditinjau langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar IA Selly D. Mantra didampingi wakil ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara.
Di sela-sela peninjauannya Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan pelayanan kanker serviks harus dilaksanakan untuk mencegah sejak dini kasus kanker pada perempuan terutama ibu-ibu. Disamping juga untuk menuju kota Denpasar smart healty karena kesehatan merupakan hal pokok yang harus ditangani dengan baik.
Pelayanan pencegahan kanker servik yang menyasar banjar-banjar di padukan dengan program PKK seperti bimtek yang melibatkan kader di banjar-banjar sehingga bisa menyasar akar rumput. "Kita coba jemput bola untuk melakukan pencegahan secara dini untuk mencegah kasus kanker," ujar Rai Mantra. Dengan demikian masyarakat terutama ibu-ibu semakin tahu akan bahaya kanker servik. Tentunya ini akan mampu mengubah perilaku hidup bersih untuk mencegah terjadinya kanker.
Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan kegiatan PKK digabungkan dengan kegiatan kesehatan merupakan hal yang sangat baik. Terlebih lagi dalam upaya pencegahan kanker servick yang sekarang menyasar ibu-ibu kader di banjar-banjar. Kedepannya diharapkan program ini dapat di tularkan pada ibu-ibu lain. Terlebih biasanya ibu-ibu malas untuk memeriksakan diri. Untuk itu Rai Mantra siap terus akan memberikan pelayanan dengan menjemput bola ke banjar-banjar dengan bekerjasama dengan PKK. Untuk itu diharapkan masyarakat jangan cuek terhadap permasalahan kanker. Meski ibu-ibu belum tanggap terhadap bahaya kanker minimal ibu-ibu dapat melakukan pap smir secara rutin.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra mengatakan pencanangan pecegahan diteksi dini untuk perempuan di kota Denpasar diharapkan dapat mencegah penyakit kanker secara dini. Mengingat kanker servick menempati urutan pertama untuk penyakit kanker tingkat nasional yang menyebabkan kematian. Untuk itu perlu ada kesadaran dari ibu-ibu sehingga mengetahui bahaya kanker. Ny. Selly menghimbau ibu-ibu agar melakukan diteksi dini dari pada terlambat karena setelah kena kanker servik akan sulit diobati dan membutuhkan biaya banyak.(Gst)