Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai partner pemerintah terus berupaya menyukseskan setiap program yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar sehingga kemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui rapat konsultasi (Rakon) TP PKK Kota Denpasar terus melakukan langkah sinergitas mulai dari tingkat lingkungan hingga kota yang tak terlepas dari pelaksanaan 10 program pokok PKK. Rapat yang dibuka secara resmi Selasa (29/3) di gedung wanita Santhi Graha oleh Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny.IA Selly D. Mantra membahas berbagai program yang memperhatikan nilai kebermanfaatan untuk kepentingan masyarakat.
"Harus ada sinergitas program mulai dari tingkat lingkungan sehingga perencanaan program pembangunan dapat terlaksana dengan baik," ujar Rai Mantra. Melalui Rakon PKK ini Rai Mantra juga mengharapkan ada pola baru dalam pelaksanaan program pembangunan. Terkait dengan kebersihan Rai Mantra mengharapkan PKK sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terus berperan aktif untuk melakukan sosialisasi kebersihan. Terlebih lagi telah ada telah ada tindakan tegas bagi pembuang sampah sebarangan dengan memberlakukan denda yang besar.
Disamping itu Rai Mantra menekankan pada PKK untuk memperhatikan masalah pendidikan anak. Mengingat hal ini 33 persen pendidikan dilakukan di sekolah sedangkan sisanya dilakukan di keluarga dan lingkungan. Sehinga PKK memiliki peran yang sangat besar dalam meningkatkan pendidikan bersama antara guru, orang tua dan lingkungan. "Saya harapkan PKK memiliki pola-pola kreatif dalam pengasuhan untuk meningkatkan mental anak kearah lebih baik," harap Rai Mantra.
Ketua Tim Penggerak PKK Ny. IA Selly D. Manta yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara menyampaikan kedepannya dalam melaksanakan program PKK harus lebih giat bekerja dan berkerja dengan meningkatkan koordinasi mulai dari tingakat likungan sampai kota. Tentunya rakon dapat dijadikan wadah tukar informasi menyangkut tugas-tugas gerakan PKK dalam menyamakan persepsi pelaksanaan 10 program pokok PKK. Termasuk juga dalam mewujudkan kebersihan berbasis lingkungan. "Kami harapkan ibu-ibu PKK mempunyai peran aktif untuk mewujudkan program Pemerintah Kota Denpasar tersebut," harap Ny. Selly. Terlebih lagi ibu-ibu rumah tangga menghasilkan sampah terbesar. Untuk itu diharapkan dapat memilah setiap sampah yang akan dibuang. Disamping itu para kader diharapkan dapat memberikan contoh dengan membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah sebelum dibuang.
Ketua Panitia Rakon Ny. Kerti Rai Iswara menyampaikan pelaksanaan rakon dapat menyamakan persepsi TP PKK mulai dari tingkat kota sampai pada tingkat desa/lurah dan lingkungan dalam melaksanakan program PKK. Disamping juga mempersiapkan penyusunan program PKK tahun 2017. Menurut Ny. Kerti Rai Iswara rakon yang berlansung sehari diikuti 329 orang mulai dari tingkat desa sampai kota. (Gst)