Kota Denpasar sebagai tuan rumah peringatan puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-43 Provinsi Bali. Dalam peringatan puncak HKG tersebut Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyerahkan penghargaan bagi para pemenang lomba tingkat Kota Denpasar, Selasa (10/3) di Halaman Parkir Taman Kota Lumintang.
Tim penggerak PKK Kota Denpasar pada peringatan tersebut telah menampilkan berbagai potensi binaan yang telah dilakukan desa/lurah se-Kota Denpasar. Potensi yang ditampilkan meliputi sepuluh program pokok PKK meliputi kerajinan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K), posyandu, toga, sampai pada pengolahan barang bekas sehingga memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali. Dengan diawali senam OK (Olah Karakter) oleh perwakilan SD di Kecamatan Denpasar Utara.
Dalam perayaan puncak HKG PKK Kota Denpasar berhasil mempertahankan juara satu untuk lomba paduan suara tingkat provinsi Bali dan juara dua penyuluhan PKDRT (pencegahan kekerasan dalam rumah tangga) sehingga menerima penghargaan dari Gubernur Bali.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara di temui usai acara mengatakan saat ini Kota Denpasar ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan puncak HKG tingkat provinsi Bali. Untuk persiapan sebagai tuan rumah pihaknya mengaku telah mempersiapkan jauh-jauh hari sehingga pelaksanaan dapat berjalan lancar seperti sekarang ini. Disamping itu pihaknya juga menampilkan berbagai potensi binaan PKK Kota Denpasar sehingga bisa dikenal oleh kabupaten lainnya. "Kami sengaja menampilkan berbagai potensi yang menjadi binaan PKK Kota Denpasar," ujar Ny. Selly.
Bahkan dalam kesempatan tersebut pihaknya menampilkan pemanfaatan sampah menjadi barang bernilai ekonomi. Saat ini pihaknya terus gencar mensosialisasikan ke PKK di banjar-banjar untuk terus memanfaatkan barang-barang bekas sehingga memiliki nilai guna. "Kami dari PKK siap memberikan pelatihan dengan bekerjasama dengan bank sampah yang ada di kota Denpasar," paparnya.
Tidak hanya menampilkan kreativitas PKK Kota Denpasar, Ny. Selly juga mengaku menampilkan penyandang disabilitas yang menjadi binaan K3S Kota Denpasar. "Kami terus memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya sehingga mampu berdikari," ujarnya. (Gst)