Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara mewakili Provinsi Bali ke tingkat nasional dalam lomba pelaksana terbaik PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan PKDRT (Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga) di Rumah Tangga. Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris PKK Provinsi Bali Suastini saat melakukan pembinaan di Desa Peguyangan Kaja, Kamis (6/2). Pembinaan tersebut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar beserta pengurus dan Sekcam Denpasar Utara Raka Purwantara.
Ny. Ayu Pastika dalam sambutannya mengatakan Desa Peguyangan Kaja dalam penilaian tingkat nasional pada tanggal 10 Pebruari mendatang lebih memperhatikan indikator input, proses dan output. Disamping itu agar memperhatikan kegiatan inovatif sebagai hasil kreativitas yang menonjol. Lebih lanjut Ayu Pastika menambahkan agar laporan yang telah disampaikan dipusat sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan di lapangan. Dalam kesempatan tersebut Ayu Pastika merasa salut terhadap Kota Denpasar karena mampu masuk dua katagori sekaligus dalam lomba tingkat nasional yaitu PHBS dan PKDRT. Lebih lanjut Ayu Pastika menambahkan penilaian ini merupakan ajang yang bergengsi di tingkat nasional. Ia mengharapkan agar meningkatkan kesiapan lebih maksimal sehingga mampu menjadi yang terbaik tingkat nasional.
Sekcam Denpasar Utara Raka Purwantara dalam sambutannya mengatakan meski Kota Denpasar secara otomatis maju ke tingkat nasional namun tetap melakukan kerja maksimal seperti memberikan penyuluhan salah satunya PHBS dan PKDRT. Namun sejak rutin memberikan penyuluhan oleh kader, pemahaman masyarakat terhadap PHBS dan PKDRT semakin meningkat.
Mantan Kepala Desa Peguyangan Kaja yang juga tokoh masyarakat I Wayan Sutama mengatakan meski persiapan untuk penilaian tingkat nasional waktunya sangat singkat Desa Peguyangan Kaja berupaya melakukan persiapan yang maksimal mungkin. Disamping juga Desa Peguyangan Kaja sudah sering mengikuti lomba tingkat nasional sehingga pengalaman tersebut dijadikan sebagai tuntunan untuk menghadapi lomba sekarang ini. “Mudah-mudahan persiapan yang dilakukan mampu semaksimal mungkin sehingga dapat menyambut penilaian ini dengan baik,” ujar Sutama. (Gst)