Menu

Dukung Program Pemerintah, PKK Kota Denpasar Gelar Program Kesehatan Hingga Keterampilan

  • Selasa, 24 Maret 2015
  • 895x Dilihat

PKK Kota Denpasar sebagai partner pemerintah terus berinovasi melaksanakan berbagai program untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar. Program inovasi yang menyentuh langsung masyarakat terbawah dari program kesehatan melalui pelaksanaan posyandu hingga pelatihan keterampilan.

"Kami sebagai partner pemerintah harus terus berinovasi melakukan berbagai program sehingga mempercepat pelaksanaan program Pemerintah Kota Denpasar," ujar Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra ditemui di sela-sela pelatihan simulasi, Selasa (24/3) di Gedung Santhi Graha.

Menurutnya pelaksanaan kesehatan melalui program Posyandu ini benar-benar menyangkut upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat luas. Karena pelayanan posyandu langsung menyasar masyarakat terbawah mulai dari ibu hamil, balita, dan lansia. "Selaras pula dengan upaya pemerintah kota (Pemkot) Denpasar dalam memprioritaskan masalah kesehatan," ucapnya. 

Posyandu yang meningkatkan peran serta dan kemampuan masyarakat mengembangkan kegiatan kesehatan di Kota Denpasar tahun ini menyasar 33 lokasi di empat kecamatan. Ini upaya menurunkan angka kematian bayi (AKB), ibu hamil, melahirkan dan nifas. Selain itu, sebagai wahana pelayanan meningkatkan status gizi dan derajat kesehatan. Dalam kegiatan Posyandu Paripurna Balita dan Lansia kali ini berlangsung pemberian makanan tambahan, obat dan vitamin, pakaian olahraga, pemberian seragam PKK, pemberian alat masak, simpan-pinjam serta insentif bagi kader.

Kegiatan Posyandu Paripurna, dapat dimanfaatkan semua ibu dan balita, ibu hamil, ibu menyusui serta lansia. "Terlebih kelompok lansia sangat perlu diperhatikan kesehatannya, akibat kemunduran fisik biologis dan sosiologisnya. Mereka yang di Denpasar juga berkesempatan matirtayatra bersama para kader Posyandu," ujar istri Wali Kota Denpasar ini. Metirtayatra merupakan salah satu menyeimbangkan fisik dan sipiritual para lansia.

Selain melaksanakan posyandu PKK Kota Denpasar juga telah menggelar berbagai pelatihan untuk para kader. Pelatihan yang telah dilaksanakan mulai dari tata rias, pelatihan membuat jajan Bali, dan membuat dupa. Melalui pelatihan yang dilakukan ini Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra mengharapkan dapat membantu ekonomi keluarga. "Melalui pelatihan yang telah diberikan Kami harapkan ibu-ibu PKK desa/kelurahan dapat membantu ekonomi keluarga," ujar Ny. Selly. Dengan dimilikinya berbagai keterampilan oleh anggota PKK desa/kelurahan mereka dapat memanfaatkan keterampilannya seperti tata rias dengan membuka usaha tata rias. Pendidikan keterampilan yang diberikan juga untuk meningkatkan jiwa wirausaha di kalangan anggota PKK.

Disamping pelatihan keterampilan dibidang keterampilan anggota PKK juga dilatih dalam membuat banten sesuai dengan sastra agama. Dengan menghadirkan IB Sudarsana sebagai nara sumber diharapkan anggota PKK mengetahui secara benar cara membuat banten disamping sebagai ajang pelestarian budaya Bali. Sehingga melalui pelatihan membuat banten minimal anggota PKK dapat membuat banten untuk keluarganya sendiri. (Gst)