Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Kota Denpasar menggelar pelatihan sekolah ramah anak untuk mendukung Kota Layak anak (KLA) yang telah disandang Kota Denpasar. Pelatihan berlangsung dua hari dibuka oleh Sekretaris Badan KBPP Kota Denpasar, AA Ngurah Made Wijaya, di ruang pertemuan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Denpasar Kamis (12/5) kemarin. Hadir sebagai pembicara dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI.
Menurut Wijaya , pelatihan sekolah ramah anak menyasar unsur pendidik, komite dan orang tua mulai dari jenjang pendidikan TK, SD, SMP dan SMA/SMK. se Kota Denpasar. melalui pelatihan tersebut Wijaya ingin memastikan satuan pendidikan dapat mengembangkan minat, bakat dan kemampuan anak serta mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab kepada kehidupan toleran.
Sementara kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badan KBPP Kota Denpasar, Gusti Agung Sri Wetrawati, menyatakan berbagai kegiatan telah dilakukan pihaknya bersinergi dengan SKPD terkait, Termasuk Tim Penggerak PKK Kota Denpasar dalam mensosialisasikan Sekolah Ramah Anak. Bahkan baru-baru ini KBPP Kota Denpasar bekerjasama dengan TP PKK Kota Denpasar melakukan pelatihan Zona sekolah aman, dimana anak-anak sekolah diharpkan terbebas dari berbagai kekerasan.
Kabid Pemenuhan Hak Anak Atas Pendidikan pada Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Agus Wiryanto, menyampaikan materi konvesi hak-hak anak dimana dalam konvensi tersebut terdapat kesepakatan sejumlah negara, termasuk Indonesia dalam menjamin terpenuhnya kebutuhan dasar anak-anak.