Pengerajin sandal produk lokal Candra Colection telah mampu membuat sebuah produk sandal yang mempunyai kualitas ekspor. Bahkan dengan kemampuan kreatif Ni Nyoman Ayu Upadani yang sering dipanggil Bu Candra pemilik Candra Colection telah mempu memadukan kain perca terutama kain khas bali yaitu endek dan songket. Sehingga ini menjadi produk sandal dan tas yang berbeda dengan produk lainnya.
Ditemui disela-sela mengikuti pameran di Desa Pamogan, Senin (11/12) Ni Nyoman Ayu mengaku awal mula berdirinya kerjinan sandal ini berawal dengan modal Rp 500 ribu delapan belas tahun silam. Seiring dengan perhatian Pemerintah Kota Denpasar melalui Dekranasda Kota Denpasar yang di Ketuai Ny. IA Selly D. Mantra terus memberikan pembinaan dan kesempatan untuk mempromosikan produk-produk sandal dan tas yang dibuatnya. "Saya sangat merasakan perhatian Pemerintah Kota Denpasar. Karena selalu memberikan bimbingan serta memberikan kesempatan setiap ada pameran," ujarnya.
Bahkan dari kesempatan yang diberikan melalui pameran yang diikuti telah membuat produknya semakin dikenal di kalangan masyarakat. Disamping pameran melalui Pemerintah Kota Denpasar juga mengikuti pameran yang dilaksanak di Pesta Kesenian Bali termasuk juga pameran di luar daerah Bali.
Melalui pameran ini juga telah dikenal oleh pecinta sandal dari luar negeri seperti dari Jepang dan Australia. Sehingga sampai saaat ini produk sandal yang dibuatnya telah menembus pasaran ekspor. Bahkan berkat adanya ide dari Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra agar memadukan bahan kain perca semakin menarik produk sandal dan tas yang diproduksi. Terlebih lagi produk yang dibuat ini 90 persen merupakan hasil kerajinan tangan dan 10 persen menggunakan mesin dengan melibatkan 15 tenaga kerja. Tentunya ini sangat berbeda dengan produk-produk lainnya. Meski produknya 90 persen merupakan hasil kerajinan tangan, Ni Nyoman Ayu mengaku harganya masih tetap terjangkau dari Rp 50 ribu sampai 250 ribu. Kendala yang dihadapi saat ini belum memiliki mesin penghalus untuk hasik kerajinannya.
Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra mengaku terus melakukan pembinaan terhadap semua UMKM yang ada di Kota Denpasar salah satunya Candra Collection. Hal ini untuk meningkatkan daya saing produk UMKM di pasaran baik pasar lokal maupun ekspor. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarkat dan termasuk juga dapat membuka peluang kerja. "Saya berharap semua UMKM terus mampu mengembangkan ide-ide kreatif sehingga dapat bersaing di pasaran," harpnya. (Gst)