Pelaksanaan pembangunan di Kota Denpasar tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja melainkan harus melibatkan masyarakat dan pihak swasta. Untuk itu PKK Kota Denpasar dalam melasanakan 10 Program Pokok PKK kembali bekerjasama dengan pihak swasta dalam hal ini PT Astra Internasional Daihatsu Cabang Cokroaminoto. Kerjasama tersebut telah ditandatangani MoU antara Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara bersama Kepala Cabang PT Astra Internasional Daihatsu, Tulus Pambudi yang dilaksanakan di Banjar Margajati, Desa Pemecutan Kaja, Senin sore (29/8). Penandatangan MoU tersebut disaksikan Kepala Desa Pemecutan Kaja AA Ngurah Arwatha.
Usai menandatangani MoU Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly mengatakan dalam melaksanakan10 program pokok PKK salah satunya meningkatkan pendapatan masyarakat melalui program terpadu PKK Kota Denpasar telah bekerjasama dengan pihak swasta. Melalui Cooporate Social Responsibility (CSR) pihak swasta turut peduli terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga. "PKK Kota Denpasar tidak kali ini saja melakukan kerjasama dengan swasta melainkan telah dilakukan sering kali. Kali ini kerja sama dengan swasta untuk pelaksanaan posyandu, PAUD dan UMKM di Banjar Margajati," ujar Ny. Selly. Terlebih lagi pelaksanaan posyandu merupakan pelayanan kesehatan berbasis banjar. Termasuk juga untuk keberadaan PAUD di Kota Denpasar hampir semua banjar telah memiliki PAUD. Dengan adanya kerjasama ini dapat lebih memotivasi semua pelaksanaan program untuk kesejahteraan masyarakat yang langsung menyentuh banjar-banjar. Kedepannya pelaksanaan posyandu lebih terpadu tidak hanya memberikan pelayanan pada kesehatan tapi juga memberikan pelayanan lainnya seperti pelayanan kependudukan serta informasi lainnya.
Kepala Desa Pemecutan Kaja AAN Arwatha, mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan pihak swasta terhadap pelaksanaan posyandu, PAUD dan UMKM. Meski pelaksanaan untuk kegiatan ini di wilayahnya telah rutin dilaksanakan dengan bimbingan PKK Kota Denpasar, tentunya akan lebih sempurna dengan keterlibatan pihak swasta. Mengingat pembangunan yang dilaksanakan harus melibatkan tiga pilar, yaitu pemerintah, swasta dan masyarakat. "Dengan adanya keterlibatan pihak swasta, pembangunan yang dilaksanakan dengan menyentuh masyarakat terus dikembangkan dan berkelanjutan," harap AAN Arwatha.
Kepala Cabang PT Astra Internasional Daihatsu, Tulus Pambudi mengatakan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PT Astra Internasional Daihatsu melalui CSR untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedepannya Ia berharap program semacam ini agar terus berkelanjutan sehingga pihaknya dapat terus berpartisipasi. "Kami sangat senang sekali bila bisa dilibatkan dalam berbagai kegiatan terutama program yang menyasar langsung untuk masyarakat," ujarnya. (Gst)