LANSIA DENPASAR DIBINA BKKKS PROPINSI BALI
Badan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Propinsi Bali menunjuk Kota Denpasar sebagai pusat pembinaan lansia berbasis masyarakat. Terkait dengan penunjukan ini, Senin (3/8). BK3S Provinsi Bali melakukan pembinaan bertempat di Br. Jaba Pura Desa Padangsambian Kelod Kecamatan Denbar. Acara pembinaan dihadiri langsung Walikota Denpasar I.B Rai D. Mantra, Camat se-Kota Denpasar, dan instansi terkait.
Ketua BK3S Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika dalam sambutannya yang dibacakan Ketua II Ny. Bintang Puspayoga mengatakan Pembinaan Lansia berbasis masyarakat tahun 2009 ini menyasar sebanyak 50 orang lansia binaan. Jumlah tersebut menurut Ny. Ayu Pastika masih sangat terbatas apabila dibandingkan dengan jumlah lansia yang ada di Desa Padangsambian Kelod. Namun demikian diharapkan agar kegiatan ini dapat sebagai motivator, bagi para keluarga lansia. Lebih lanjut Ny. Ayu Pastika mengatakan pembinaan ini berlangsung selama tiga bulan dengan 12 kali pertemuan. Pembinaan tersebut menyasar sekaa teruna, tokoh masyarakat, dan lansia. Pembinaan kali ini dilaksanakan meliputi pemeriksaan kesehatan setiap bulan, melakukan senam lansia setiap minggu serta mendapat penyuluhan dari Departemen Agama, dan Dinas Sosial Provinsi Bali. Diharapkan dari pembinaan yang diberikan ini mampu memberikan manfaat terutama bagi lansia dan masyarakat untuk hidup yang sehat. Pada acara tersebut Ny. Bintang Puspayoga bersama Walikota Denpasar I.B Rai D. Mantra, serta Ketua K3S Kota Denpasar Ny. Selly D. Mantra menyerahkan bantuan kepada para lansia.
Sementara Ketua K3S Kota Denpasar yang juga Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly D. Mantra saat ditemui disela-sela acara mengharapkan dukungan masyarakat mengingat pembinaan ini akan membawa nama baik Kota Denpasar. Adapun bantuan kepada lansia diantaranya buku-buku dari BKKBN Provinsi Bali dan dari Kanwil Departemen Agama Provinsi Bali,bantuan uang ekonomis produktif sebesar Rp. 2.500.000 untuk 50 orang lansia, bantuan kain endek sebanyak 50 buah, bantuan pakaian olahraga, bantuan obat dan vitamin dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Selain mendapatkan bantuan dari Provinsi para lansia juga mendapatkan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis, serta bantuan boreh. (Pur)