Menu

Menyambut Hari Raya Galungan, Ny. Selly Buka Pasar Murah

  • Kamis, 01 September 2016
  • 385x Dilihat

Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan ini, PKK Kota Denpasar bersama Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Asosiasi Pasar Tani Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Catur Muka melaksanakan pasar murah. Pasar murah ini akan berlangsung selama empat hari dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. IA Selly Mantra yang didampingi Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtukultura I Gede Ambara Putra, Kamis (1/9) di Taman Kota Lumintang.

Setiap menyambut Hari Raya Galungan Dinas Pertanian Kota Denpasar bersama PKK Kota Denpasar menggelar pasar murah. Mengingat setiap menyambut hari raya galungan terjadi kenaikan bahan-bahan untuk kegiatan upacara. “Dengan adanya pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat bagi yang memperingati hari raya galungan,” ujarnya. Ny. Selly berharap pada masyarakat untuk memanfaatkan pasar murah untuk membeli segala kebutuhan untuk upacara. Mengingat harga yang ditawarkan lebih murah dari pasar karena produk yang dibeli untuk upacara mendapat subsidi sebesar 20 persen.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtukultura I Gede Ambara Putra menambahkan pasar murah dilaksanakan empat hari dari tanggal 1-4 September. Selain melaksanakan pasar murah untuk keperluan upacara Galungan dan Kuningan juga terdapat stan kuliner dan stan UMKM. Dalam pelaksanaan pasar murah ini terdapat 20 stan pasar murah, 20 stan kuliner dan 18 stan UKM. “Pasar murah yang dilaksanakan ini sudah tentunya harganya lebih murah dari harga di pasaran. Mengingat produk yang dijual langsung diambil dari produsen,” ujar Ambara Putra. Dengan penjualan langsung ini, harga-harga produk yang dijual tentunya lebih murah dari yang ada di pasar. Contohnya, harga jeruk jika di pasar harganya berkisar Rp 12.000, sedangkan di pasar murah berkisar Rp 10.000. Demikian juga dengan harga barang-barang lainnya. ''Kita harapkan masyarakat memanfaatkan pelaksanaan pasar murah yang berlangsung empat hari ini,'' harapnya. Ambara Putra menambahkan selain berbelanja untuk keperluan hari Hari Raya Galungan dan Kuningan masyarakat juga dapat menikmati kuliner yang disuguhkan di pasar murah tersebut.

Salah seorang pedagang buah Sri Wartini mengatakan dengan adanya pasar murah ini membuat semua pihak diuntungkan. Masyarakat pembeli dapat membeli keperluan upacara dengan harga murah karena di subsidi sedangkan para petani dapat menjual hasil pertaniannya secara langsung.

Sedangkan penjual dodol Made Supala mengatakan setiap dilaksanakan pasar murah pihaknya selalu ikut untuk menjual dodol. Dari pengalaman pasar-pasar murah sebelumnya pihaknya hanya dari menjual dodol dapat mencapai omset penjualan sebesar Rp 60 juta dalam empat hari. (Gst)