Pemerintah Kota Denpasar menampilkan berbagai kesenian, budaya dan produk kreatif untuk memeriahkan hari ulang tahun Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke-39 bulan April 2014. Penampilan Pemkot Denpasar dalam memeriahkan HUT TMII ini mewakili Pemerintah Provinsi Bali yang ditunjuk dalam mengisi acara tersebut diawali dengan pelaksanaan pameran kerajinan dan produk kreatif yang ditinjau Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny Kerti Rai Iswara serta Asisten Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, Wayan Gunawan Jumat (18/2). Kunjungan Ketua TP PKK tersebut diterima Direktur Operasional TMII Ade F. Meyliala.
Ketua TP PKK Kota Denpasar ditemui disela-sela peninjauannya mengatakan untuk mengisi acara terkait HUT TMII, TP PKK Kota Denpasar turut berperan serta dengan menampilkan icip-icip makanan khas Kota Denpasar. “Kami dari TP PKK Kota Denpsar terus berupaya untuk mendukung semua program Pemkot Denpasar salah satunya seperti promosi sekarang ini,” ujar Ny. Selly. Untuk makanan icip-icip ini diharapkan para pengunjung lebih mengetahui produk kuliner yang dimiliki Kota Denpasar. Dimana yang disuguhkan pada acara sekarang ini merupakan sebagian kecil produk kuliner yang dimiliki Kota Denpasar. Disamping juga menampilkan berbagai produk kerajinan khas Kota Denpasar.
Sementara Asisten Adminstrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar Wayan Gunawan menambahkan ditunjuknya Bali sebagai spesial even mengingat Bali sudah terkenal dengan keunikan dan keunggulan seni budaya. Dengan penampilan seniman Kota Denpasar tersebut diharapkan memjadi pusat perhatian dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi para tamu dan undangan serta pengunjung di tingkat nasional maupun internasional. Disamping melaksanakan pergelaran budaya Kota Denpasar juga menampilkan berbagai produk kreatif seperti produk endek dan kuliner. Untuk mengisi puncak HUT TMII diawali dengan mengadakan expo Bali dan parade busana untuk menampilkan produk-produk Bali khususnya khas Kota Denpasar. Sedangkan pesona budaya dilaksanakan tanggal 19 April dan puncak pergelaran HUT TMII dilaksanakan tanggal 20 April dalam acara yang bertajuk “Bali Night” dimana Kota Denpasar menampilkan pragmentari Sang Sutasoma.
Direktur Operasional TMII Ade F. Meyliala mengatakan penampilan Kota Denpasar pada HUT ke-39 merupakan kesempatan langka. Hal ini mengingat setiap tahun berbagai daerah di gilir untuk tampil saat HUT. Sedangkan di TMII terdapat 37 anjungan itu berarti Provinsi Bali atau yang mewakili akan tampil setiap 37 tahun sekali. Menurut Ade, TMII sebagai budaya think able serta juga sebagai pintu untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke seluruh dunia. “Kami harapkan daerah yang mendapat kesempatan tampil di TMII, dapat lebih memperkenalkan daerahnya sehingga meningkatkan kunjungan wisatawan,” harap Ade. (Gst)