Lomba tenis meja antar PKK Se-Kota Denpasar diharapkan dapat menggali bakat-bakat atlit baru yang ada di banjar-banjar. Karena lomba tennis meja PKK memotivasi anak-anak yang mempunyai bakat dalam tenis meja. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar IA Selly D. Mantra usai membuka lomba tennis meja yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara, Jumat (6/12) di Balai Banjar Pekambingan Denpasar. Pembukaan turnamen ini diawali dengan pemukulan bola pertama oleh Ny. Selly dengan perwakilan PTMSI Provinsi Bali. Kegiatan ini merupakan kerjasama Disdikpora dengan PKK Kota Denpasar.
Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan dengan ibu-ibu PKK ikut kegiatan tenis meja secara tidak langsung akan menular pada putra-putrinya, apalagi sampai bisa mencapai suatu prestasi. Untuk mencari atlit-atlit baru, Ny. Selly Mantra mengaku terus melakukan pembinaan ke banjar-banjar. Bahkan terus memotivasi banjar-banjar untuk menyelenggarakan lomba tenis meja antar ibu-ibu PKK. Disamping itu lebih meningkatkan silahturahmi antar PKK. Turnamen tenis meja ini digelar secara rutin setiap tahun yang merupakan agenda rutin PKK Kota Denpasar. “ Kita harapkan melalui even ini bisa menelorkan atlit-atlit berprestasi yang mempu mengharumkan nama baik Kota Denpasar,” ujar Ny. Selly D. Mantra.
Sementara Ketua Panitia Lomba IB Ketut Atmaja dalam laporannya mengatakan kejuaraan tenis meja beregu putri antar PKK diharapkan anggota PKK khususnya pemain mampu memotivasi anak-anak terutama remaja putrid untuk ikut berlatih menjadi atlit putri berprestasi. Disamping melalui lomba ini menjadi wadah pembinaan sehingga mampu menghasilkan atlit-atlit yang berprestasi baik tingkat lokal maupun nasional. Peserta turnamen tenis meja selain diikuti anggota PKK juga diikuti perorangan tunggal putri, kelompok umur kadet perorangan putra-putri sampai dengan 14 tahun, Kelompok umur taruna sampai umur 18 tahun, perorangan veteran 40 tahun ke atas dan perorangan tunggal veteran exekutif. Turnamun ini berlangsung selama tiga hari mulai 6-8 Desember. Untuk hari pertama menurut IB Atmaja dipertandingkan kelompok PKK dan veteran. (Gst)