Menu

NY.SELLY TINJAU PELAKSANAAN POSYANDU PARIPURNA

  • Rabu, 02 Juli 2014
  • 772x Dilihat

Sebagai pos pelayanan dasar menempatkan posyandu pada posisi terdepan dalam upaya memberikan pelayanan pada masyarkat. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Denpasar yang menempatkan masalah kesehatan sebagai prioritas pembangunan setiap tahunnya. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar saat meninjau posyandu paripurna di Banjar Batu Jimbar, Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan Rabu (2/7).

Lebih lanjut Ny. Selly menambahka posyandu ini sebagai motivasi dan menggelorakan semangat para kader PKK agar melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga. Posyandu paripurna merupakan upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara merata. Melalui posyandu diharapkan dapat menyasar balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas dalam memberikan pelayanan kesehatan secara efiktif dan efisien. Menurut Ny. Selly pelaksanaan posyandu berujuan untuk membantu berat badan balita kurang gizi ke arah berat badan yang lebih baik serta meningkatkan status gizinya. Disamping itu untuk mempertahankan gizi dan kesehatan lansia agar dapat beraktifitas lebih baik di hari tua. Disamping itu melalui posyandu paripurna diharapkan para lansia dapat mengisi hari tuanya dengan hal-hal yang positif. "Kami harapkan para lansia diaharapkan turut mengisi pembangunan di Kota Denpasar salah satunya dengan mengikuti pelaksanaan posyandu paripurna," ujar Ny. Selly. Dengan adanya posyandu ini para lansia diharapkan sebagai tempat berkumpul untuk bertemu dengan sebaya sehingga bisa lebih bahagia. Ny. Selly mewanti-wanti para lansia agar terus menjaga kesehatan dengan minum vitamin dan selalulu data ke posyandu untuk mendapatkan pemeriksaan secara geratis.

Disamping memperhatikan kesehatan lansia secara fisik, Ny. Selly juga mengajak para lansia untuk metirtayatra yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Pelaksanaan tirtayatra ini sebagai salah satu bentuk perhatian Pemkot Denpasar dalam hal spiritual. Sedangkan untuk kreativitas para lansia di beri kesempatan untuk menyalurkan kreativitas melalui peryaan hari lanjut usia nasional. "Saya merasa sangat bangga melihat para lansia yang mampu menunjukkan potensi melalui berbagai kesenian seperti janger, serta tarian massal," ujar Ny. Selly. Kedepannya menurutnya kegiatan semacam ini akan terus ditingkatkan untuk memberikan motivasi pada lansia.

Sementara Kepala Lingkungan Batu Jimbar Wayan Ranten mengatakan pelaksanaan posyandu di Br. Batu Jimbar telah dilaksanakan secara rutin. Hal ini mengingat masyarakat telah merasakan keberadaan dari posyandu itu sendiri. "Meski para ibu pada sibuk pasti ada yang mengantar anak-anak ke posyandu seperi kakek atau neneknya," ujar Ranten. Keberadaan posyandu sangat bermanfaat bagi semua termasuk para lansia. (Gst)