Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan tim penggerak PKK Kota Denpasar mengadakan pasar murah untuk memenuhi kebutuhan sebelum hari raya Galungan dan Kuningan, untuk mengantisipasi lonjakan harga pada hari raya Galungan dan Kuningan.
Pasar murah yang diadakan di Taman Kota Lumintang Denpasar dibuka langsung oleh ketua tim penggerak PKK Kota Denpasar Nyonya Purnawati Geriya pada Kamis (4/2). Kegiatan pasar murah tersebut dilator belakangi untuk membantu warga kota Denpasar yang memerlukan sarana serta keperluan upacara untuk hari raya Galungan dan Kuningan dengan harga murah serta bisa dijangkau untuk semua warga kota Denpasar.
Menurut Nyonya Purnawati Geriya “Kita ketahui setiap hari raya Galungan dan Kuningan harga pokok pasar dan keperluan hari raya Hindu di Bali terjadi lonjakan yang tinggi, berlatar belakang hal itulah dibuat pasar murah”. Dalam kegiatan pasar murah tersebut, Tim penggerak PKK Kota Denpasar memberikan subsidi berupa kupon pada masyarakat sebesar 20 persen untuk menghidari lonjakan harga. Harapannya kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam membeli sarana upacara lebih murah ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kota Denpasar Ir Gede Ambara Putra mengatakan “kegiatan yang digelar seperti ini lebih murah dari pada harga pasar, serta barang-barang yang dijual langsung tersebut hasil dari petani itu sendiri. Pasar murah yang dilaksanakan tersebut disamping untuk membantu para petani, barang-barang yang dijual tersebut merupakan produk lokal, mulai dari buah-buahan, makanan, buah-buahan dan jajanan serta sarana upacara” ucapnya.
Pasar murah ini melibatkan para petani yang tergabung dalam Asosiasi Pasar Tani dan Sentral Tani Agrobisnis menjual hasil-hasil pertanian beserta produk olahan seperti janur, jajan begina, buah-buahan, plakat, lamak, sampian penjor, kuliner dan serta tanaman hias. Adapun macam loloh dijual hasil dari petani tersebut, dan hasil pertanian lainnya adalah coconut oil hasil fermentasi yang berkasiat untuk kulit dan membunuh lemak jahat yang ada ditubuh. Dalam pasar ini terdapat 40 anjungan terdiri dari usaha kecil dan menengah (UKM) dan produk pertanian lainnya. (emp)