PKK DENPASAR BAGIKAN SEMBAKO PADA 62 KK MISKIN
Di tengah semaraknya perayaan HUT ke-17 Kota Denpasar, Pemkot Denpasar tidak melupakan warganya yang kurang beruntung. Sebanyak 67 KK miskin se-Kecamatan Denpasar Selatan diberikan bantuan paket sembako. Paket minyak goreng, gula, 1 dus mie instan dan beras 25 Kg bagi setiap KK tersebut diserahkan secara simbolis di Kelurahan Serangan Kamis (19/2) oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D Mantra.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkot Denpasar kepada warganya,†jelas Ny IA Selly D. Mantra didampingi jajaran ketika mengunjungi 4 rumah warga Kel Serangan penerima bantuan. Di Kelurahan Serangan, TP PKK memberikan bantuan kepada 32 KK miskin. Tampak hadir Camat Densel Drs IB Alit Wiradana dan Lurah Serangan Poniman serta jajaran PKK Kecamatan dan Kelurahan Serangan. Lebih jauh Ny I.A. Selly Dharmawijaya Mantra menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi keluarga pra KS. “Dapat menjadi dorongan agar warga yang kurang beruntung dapat meningkatkan etos kerja sehingga lebih mandiri di masa datang,†jelasnya. Ditambahkannya kegiatan ini serangkaian Peringatan HUT ke-17 Kota Denpasar yang jatuh pada 27 Pebruari mendatang. “Mudah-mudahan dengan adanya perhatian pemerintah, warga yang kurang beruntung dapat lebih bersemangat menjalani kehidupan,†ujar ibu tiga putra ini tentang agenda rutin HUT Kota Denpasar ini. Tahun ini bantuan menyasar KK miskin di Kec Denpasar Selatan setelah sebelumnya menyasar Kec Denpasar Timur.
Dalam kesempatan itu pula ditegaskannya bahwa perhatian Pemkot Denpasar bagi KK miskin tidak hanya berupa bantuan sembako. “Namun juga pelayanan kesehatan cuma-Cuma dan beasiswa pendidikan bagi pelajar yang kurang mampu,†ujarnya. Selain itu TP PKK bekerjasama dengan instansi terkait sudah melaksanakan beberapa kali pendidikan dan latihan bagi kaum wanita, seperti diklat tata boga, tata rias, diklat banten,
budidaya jempiring dan sebagainya. “Diharapkan dengan ketrampilan yang dimiliki dapat memperbesar peluang meningkatkan pendapatan,†ujarnya.
Sementara itu salah satu penerima bantuan I Made Orta (80 tahun) menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah. “Tiang tidak punya apa-apa, beginilah keadaan tiang,†ujarnya. Bapak empat putra ini yang sehari-hari hanya mengandalkan hasil melaut sangat terbantu dengan bantuan pemerintah ini. “Semoga pemerintah tetap memberi perhatian bagi warganya yang kurang mampu seperti kami ini,†harapnya.