Menu

PKK Denpasar Latih "Tukang Suun" Tata Rias, Walikota Siap Memberikan Pelatihan Keterampilan Berkelanjutan

  • Selasa, 21 Oktober 2014
  • 990x Dilihat

Di Kota Denpasar semua harus bersekolah dan bekerja sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu Pemerintah Kota Denpasar melalui instansi terkait terus membuat berbagai program  inovasi dalam menyasar masyarakat yang belum bersekolah dan belum memiliki keterampilan. Seperti yang dilaksanakan PKK Kota Denpasar yang memberikan berbagai pelatihan. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka pelatihan tata rias untuk puluhan Perempuan Tukang Suun (PTS) di pasar Badung, Selasa (21/10). Pembukaan pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari ini dihadiri Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kota Denpasar serta instansi terkait.

"Kami siap membantu PTS untuk meningkatkan keterampilan secara berkelanjutan," ujar Rai Mantra. Sehingga kedepannya ibu-ibu memiliki keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tentunya ibu-ibu tidak mau  hanya bekerja menjadi tukang suun, namun bisa juga bekerja yang lain seperti buka salon atau tempat menjahit. Untuk itu Walikota Denpasar siap untuk membantu para ibu-ibu yang bekerja sebagai tukang suun untuk terus meningkatkan keterampilan termasuk juga di bidang pendidikan. Untuk itu PTS diharapkan dapat menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan keterampilan. "Kami siap untuk memfasilitasi para PTS dalam meningkatkan keterampilannya," ujar Rai Mantra. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra menghimbau agar semua masyarakat termasuk PTS untuk menjaga kesehatan salah satunya menghindari narkoba. Karena sekali kena narkoba sangat sulit untuk keluar bahkan dampaknya akan lebih parah bisa menimbulkan HIV.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra mengatakan melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, wawasan, kesadaran hidup serta komitmen keluarga. Pelatihan yang menyasar PTS ini dilaksanakan selama 66 jam dengan menghadirkan para narasumber terkait. Lebih lanjut Ny. Selly mengharapkan para peserta pelatihan agar memperhatikan dan mengikuti pelatihan secara baik untuk bekal di masyarakat. Sehingga dalam terjun bermasyarakat dapat mempraktekan keterampilan yang telah didapat disamping juga untuk diri sendiri. Untuk pelatihan ini sesuai dengan permintaan dari PTS seperti tata rias, bebantenan dan keterampilan lainnya. Untuk tips tampil baik Ny. Selly mengharapkan agar semua peserta pelatihan membiasakan pola hidup sehat.

Ketua Yayasan  Rama Sesana dr. Sari mengatakan PTS yang ada di pasar Badung memiliki kemampuan yang sama seperti masyarakat lainnya. Dengan memberikan pelatihan secara rutin diharapkan mereka dapat menyerap semua kegiatan khususnya yang dapat meningkatkan keterampilan mereka.

Salah seorang peserta pelatihan Nyoman Rinci merasa sangat senang mendapatkan pelatihan dalam meningkatkan keterampilan. Ia berharap pelatihan seperti ini agar rutin dilaksanakan sehingga benar-benar memiliki keterampilan untuk masa akan datang. "Kami harapkan pelatihan-pelatihan yang diberikan agar dilaksanakan secara rutin," ujarnya. (Gst)