Menu

PKK TANAMKAN JIWA INTERPRENEURSHIP

  • Selasa, 23 Juni 2009
  • 747x Dilihat
Untuk menanamkan jiwa Interpreneurship (Jiwa Kewirausahaan) PKK Kota Denpasar bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar melaksanakan pelatihan membuat jajan dengan bahan non beras. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari di kantor Desa Peguyangan Kangin Denpasar Utara, Selasa (23/6) diikuti 15 peserta. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly D. Mantra yang ditemui di sela-sela pembukaan pelatihan mengatakan tujuan pelatihan ini menanamkan jiwa kewirahusahaan dikalangan ibu-ibu rumah tangga. Disamping itu pelatihan ini diharapkan mampu menambah keterampilan dan membantu ekonomi keluarga. “Saya harapkan ibu-ibu jangan berhenti sampai disini, agar terus berkarya dirumah” ujar Ny. Selly sembari mencontohkan temannya telah berhasil mengikuti pelatihan semacam ini. Pemasaran jajan di Bali sangat mudah, mengingat permintaan akan jajan sebagai pelengkap upacara sangat tinggi. Supaya pelatihan ini tujuannya tercapai Istri orang nomor satu di Pemkot Denpasar ini mengharapkan Kepala Desa apabila menggelar kegiatan di desa agar memesan atau membeli kepada peserta pelatihan. Dia mengakui potensi yang dimiliki ibu-ibu ataupun anggota PKK sangat besar peluangnya meringankan beban keluarga. Salah satu potensi yang dimiliki membuat jajan bali dan membuat pelengkap upacara. Sementara Ketua Panitia Pelatihan I Putu Suamba dalam laporannya yang dibacakan Kasi Pengawas Bidang Bina Sarana Dinas Peridustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Si Gede Sudarsana mengatakan tujuan dari pelatihan ini untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan para peserta agar dapat mengolah bahan pangan non beras menjadi makanan yang dapat di konsumsi oleh masyarakat. Kegiatan pelatihan ini juga akan dilaksanakan di empat kecamatan. Sebelumnya kegiatan ini juga dilaksanakan di Desa Sanur Kauh Densel. Sekdes Peguyangan Kangin I Nyoman Suarsa mengatakan kegiatan semacam ini sangat bagus. Dengan adanya pelatihan membuat jajan ini masyarakat dapat menambah pendapatan keluarga. Terkait dengan pemasaran Nyoman Suarsa mengatakan masyarakat dapat memasarkan pada pasar desa tradisional Peguyangan Kangin. “Saya harapkan pelatihan semacam ini agar terus dilaksanakan, “ harap Suarsa. (Pur)