Pusat Layanan Autis (PLA) Kota Denpasar yang digagas Pemerintah Kota Denpasar pada tahun 2010 lalu, yang telah mendapatkan program bantuan renovasi dari Pemerintah Pusat, dan diresmikan Direktor and Representative UNESCO Prof. Dr. Hubert GIJZEN, bersama Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar I.A Selly Dharmawijaya Mantra pada peringatan Hut Kota Denpasar beberapa waktu lalu. Menjadi pusat pelayanan autis satu-satunya ada di Bali ini menjadi inspirasi bagi Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara, H. Soekirman, yang berkeinginan mendirikan pusat layanan autis yang sama di Kabuptaen setempat. Inspirasi ini ditunjukan dengan mengunjungi langsung PLA Kota Denpasar bersama Ketua TP PKK Kabupaten Serdang Bedagai, HJ. Marliah, Jumat (28/3) yang diterima Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar I GN Eddy Mulya, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Made Erwin Surya Dharma Sena, serta SKPD terkait.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar I GN Eddy Mulya mengatakan inisiatif awal berdirinya PLA Kota Denpasar datang dari istri Walikota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) PKK Kota Denpasar. “Beliau tergugah melihat semakin banyak ditemui anak-anak berkebutuhan khusus akhir-akhir ini dan kecenderungannya meningkat dari waktu ke waktu, tidak hanya berasal dari status sosial tertentu tetapi dari berbagai strata sosial, yang apabila dapat ditangani dengan benar dan lebih dini akan dapat memberikan hasil yang maksimal (bahkan kesembuhan),” ujar Edy Mullya. Pada awal berdirinya tahun 2010 lalu jumlah anak yang dilayani sebanyak 30 orang dengan jumlah tenaga sebanyak delapan orang. Saat ini jumlah anak yang dilayani yaitu mencapai 80 anak dengan jumlah tenaga 24 orang. Sementara layanan yang diberikan meliputi Terapi Prilaku, Terapi Okupasi, Terapi Wicara, Fisioterapi, Kelas Bina Diri, Kelas Pengembangan Diri, dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, serta Pemeriksaan kesehatan diberikan oleh Dokter Spesialis Anak dan Psikiater dari Rumah Sakit Umum Wangaya Denpasar.
Sementara Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara, H. Soekirman mengatakan sangat terinspirasi dari PLA Kota Denpasar yang memberikan perhatian kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Denpasar. Disamping itu juga berbagai kegiatan yang dilaksankan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar yang tidak saja memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas, namun juga memberikan ruang kreativitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Seperti Film TV Widya yang menceritakan kisah nyata dari anak-anak berkebutuhan khusus yang sangat menginspirasi. “ini sangat luar biasa, lewat kepemimpinan Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota I GN Jaya Negara sangat menghasilkan program yang luar biasa kepada anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya. saat ini di Kabupaten Serdang Bedagai memiliki 34 orang anak berkebutuhan khusus, yang nantinya inspirasi PLA Kota Denpasar akan kita wujudkan di Kabupaten Serdang Bedagai untuk memberikan tempat belajar dan terapi kepada anak-anak berkebutuhan khusus bagi keluarga yang kurang mampu. Hal ini juga dapat memberikan dampak terhadap pengelolaan bagi sekolah luar biasa di Kabupaten Serdang Bedagai. “saya sangat terkesan sekali kesabaran guru-guru dalam mengikuti perkembangan anak berkebutuhan khsusus di PLA Kota Denpasar,” ujanya. (Pur)