Pasar murah menyambut hari raya Galungan dan Kuningan kembali di gelar Pemerintah Kota Denpasar. Kali ini pasar murah yang berlangsung selama tiga hari melibatkan puluhan pedagang perlengkapan upakara termasuk juga perlengkapan untuk menyambut hari Raya Galungan. Pelaksanaan pasar murah ini di buka secara resmi oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara yang ditandai dengan pemotongan pita, Jumat (16/5) di Lapangan Taman Kota Denpasar. Pembukaan tersebut juga dihadiri Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara yang didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara beserta kepala SKPD.
Ketua Aspartan Kota Denpasar, Made Sutikna ditemui di sela-sela pembukaan pasar murah mengatakan pasar murah ini dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pertanian bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar dan Aspartan Kota Denpasar. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya Sutikna mengatakan pelaksanaan pasar murah kali ini sangat berbeda dari produk yang di jual. Untuk produk upacara Galungan seperti tamiang lebih banyak berasal dari UKM Kota Denpasar. Disamping itu antara stand tidak ada produk yang dijual jenisnya sama, hal ini untuk menghindari tumpang tindih. "Untuk para pedangang tidak ada produk yang dijual jenisnya sama. Ini juga untuk menghindari tumpang tindih," ujar Sutikna. Terkait dengan harga Sutikna mengaku menjamin harganya lebih murah dari pasar terlebih lagi mendapat subsidi oleh Pemkot Denpasar sebesasr 20 persen. Pemkot Denpasar juga memberi subsidi belanja dengan kupon senilai Rp 12.000,- yang dapat di beli di panitia dengan harga Rp 10.000,-. Disamping itu produk yang dijual diambil langsung dari para petani sehingga harganya lebih murah. ‘'Kami harapkan pelaksanaan pasar murah ini bisa membantu para petani untuk pemasaran hasil pertaniannya. Selain itu juga untuk membantu ibu-ibu dalam persiapan menyambut hari Raya Galungan dan Kuningan,'' ujar Sutikna. Dalam pelaksanaan pasar murah ini terdapat 40 stand perlengkapan upacara dan 40 tenda untuk kerajinan UMKM.
Sementara Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar I Gede Ambara Putra mengatakan, kegiatan pasar murah itu diselenggarakan untuk membantu warga yang keperluan upacara saat Hari Raya Galungan dengan harga yang sangat murah.
"Selain beragam kelengkapan upacara, di pasar ini tersedia juga berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti sembako dan sayur mayur yang dijual murah karena sudah disubsidi," katanya. Dia menjelaskan, harga barang bisa dijual murah, selain disubsidi juga karena para petani dilibatkan langsung untuk menjual barang-barang hasil olahannya.
Pasar murah tersebut usai dibuka mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat yang ingin membeli keperluan persembahyangan untuk digunakan saat Galungan.