Menu

Sasar 17 Lokasi, Ny. Selly Tinjau Pelaksanaan Posyandu Paripurna

  • Rabu, 13 April 2016
  • 504x Dilihat

Sebagai pos pelayanan dasar menempatkan Posyandu pada posisi terdepan dalam upaya memberikan pelayanan pada masyarkat. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Denpasar yang menempatkan masalah kesehatan sebagai prioritas pembangunan setiap tahunnya. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra saat meninjau posyandu paripurna di Dusun Cemara Agung Desa Tegal Harum Kecamatan Denpasar Barat, Rabu (13/4).

Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan posyandu ini sebagai motivasi dan menggelorakan semangat para kader PKK agar melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga. Posyandu paripurna merupakan upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara merata. Melalui posyandu diharapkan dapat menyasar balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas dalam memberikan pelayanan kesehatan secara efiktif dan efisien. Menurut Ny. Selly pelaksanaan posyandu berujuan untuk membantu berat badan balita kurang gizi ke arah berat badan yang lebih baik serta meningkatkan status gizinya. Disamping itu untuk mempertahankan gizi dan kesehatan lansia agar dapat beraktifitas lebih baik di hari tua. Disamping itu melalui posyandu paripurna diharapkan para lansia dapat mengisi hari tuanya dengan hal-hal yang positif. "Kami harapkan para lansia diaharapkan turut mengisi pembangunan di Kota Denpasar salah satunya dengan mengikuti pelaksanaan posyandu paripurna," ujar Ny. Selly. Dengan adanya posyandu ini para lansia diharapkan sebagai tempat berkumpul untuk bertemu dengan sebaya sehingga bisa lebih bahagia. Ny. Selly mewanti-wanti para lansia agar terus menjaga kesehatan dengan minum vitamin dan selalu datang ke posyandu untuk mendapatkan pemeriksaan secara gratis.

Disamping memperhatikan kesehatan lansia secara fisik, Ny. Selly juga mengajak para lansia untuk metirtayatra yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Pelaksanaan tirtayatra ini sebagai salah satu bentuk perhatian Pemkot Denpasar dalam hal spiritual. Sedangkan untuk kreativitas para lansia diberi kesempatan untuk menyalurkan kreativitas melalui perayaan hari lanjut usia nasional. "Saya merasa sangat bangga melihat para lansia yang mampu menunjukkan potensi melalui berbagai kesenian seperti janger, serta tarian massal," ujar Ny. Selly. Kedepannya menurutnya kegiatan semacam ini akan terus ditingkatkan untuk memberikan motivasi pada lansia.

Dalam kesempatan tersebut Ny. Selly juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan seperti tertuang dalam 10 program pokok PKK. Karena ini akan membawa dampak terhadap kesehatan mulai dari diri sendiri sampai sekitarnya. “Kami harapkan semua masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan terutama dalam pemilahan sampah,” ujarnya. Terlebih lagi saat ini sedang merebah wabah demam berdarah. Melalui tumpukan sampah yang menimbulkan genangan air akan membuat nyamuk untuk berkembang biak. Untuk itu jangan sampai ada sampah yang menumpuk disamping mengurangi keindahan pemandangan juga tempat bersarangnya nyamuk.  “Mari kita secara bijak memilah sampah dan memanfaatkan sampah sehingga memiliki nilai ekonomi,” ajak Ny. Selly. (Gst)