Menu

Serap Langsung Permasalahan Di Lapangan, Rai Mantra Tatap Muka Dengan Kader Posyandu

  • Senin, 29 Desember 2014
  • 801x Dilihat

Kader Posyandu yang merupakan ujung tombak untuk membantu pelayanan kesehatan di banjar-banjar menjadi perhatian serius Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan oleh para kader Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra bertatap muka langsung dengan para kader Posyandu, Senin (29/12) di Gedung Wanita Santhi Graha. Dalam tatap muka tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra didampingi Wakilnya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara. Selain tatap muka juga diserahkan insentif kepada kader yang juga dihadiri Kepala BPM dan Pemdes I Made Mertajaya serta SKPD terkait.

Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengucapkan terima kasih pada para kader Posyandu yang telah membantu berbagai program pemerintah terutama dalam menangani masalah kesehatan baik anak, ibu dan lansia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Peran para kader dan PKK sangat luar biasa hal ini dibuktikan hampir tidak ada kasus gizi buruk di Kota Denpasar," ujar Rai Mantra. Namun demikian kata Rai Mantra jangan cepat puas terhadap hasil yang diraih, saya minta  terus ditingkatkan pelayanan pada masyarakat. Untuk insentif yang berikan Rai Mantra mengatakan mungkin belum sebanding dengan apa yang telah dilakukan para kader namun kerjaan mulia yang dilakukan para kader merupakan tabungan untuk akhirat.

Disamping itu Rai Mantra juga mengapresiasi para kader yang telah turut peduli tehadap lingkungan seperti yang dilakukan para kader PKK di Abian Kapas Tengah yang telah membuat tabungan melalui sampah. "Kami harapkan kader-kader yang lain dapat meniru apa yang dilakukan para kader PKK di Abian Kapas Tengah," ujar Rai Mantra. Dengan demikian dapat mewujudkan Denpasar bebas dari sampah, mengingat masalah sampah tidak bisa di selesaikan oleh pemerintah sendiri.

Ketua Tim Pengerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D Mantra menambahkan PKK Kota Denpasar tiap tahun membuat posyandu paripurna di 17 banjar. Hal ini salah satu untuk membantu program pemerintah dalam menangani permasalahan kesehatan. "Kader-kader posyandu di banjar-banjar merupakan pahlawan kami dalam melaksanakan program PKK," ujar Ny. Selly. Dengan adanya kerjasama yang baik program PKK telah berjalan dengan baik. Saat ini jumlah kader yang terpencar di kota Denpsar sebanyak 4700 kader. Nilai insentif yang diterima kader tidak setimpal dengan pengabdian yang telah dilakukan. "Jangan dilihat nilainya tapi ini merupakan bentuk perhatian pada para kader,"ujar Ny. Selly. Dalam tatap muka ini Ny. Selly juga mengharapkan dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi para kader. (Gst)