Menu

Silaturahmi Kader Jumatik Dan Kader Posyandu

  • Rabu, 24 Desember 2014
  • 802x Dilihat

Untuk meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat, pola hidup bersih harus terus dijaga. Selain itu, kebersihan lingkungan sekitar juga harus menjadi perhatian utama. ''Pendidikan karakter sangat penting untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat, yaitu pola hidup bersih,'' ujar Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, di sela-sela penyerahan sembako pada kader jumantik serta insentif pada kader posyandu di kantor Camat Denpasar Selatan, Selasa (23/12) kemarin.

Dalam kegiatan ini, hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, IA Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua TP PKK, Antari Jaya Negara, serta tokoh masyarakat Kecamatan Denpasar Selatan.

Walikota Rai Mantra, menambahkan, jumantik dan posyandu peranannya sangat besar di Kota Denpasar, untuk memerangi jentik-jentik yang ada di rumah penduduk dengan cara memberikan penyuluhan. ''Untuk memerangi jentik nyamuk, tidak bisa hanya mengandalkan petugas jumantik saja, peran masyarakat serta perilaku hidup sehat masyarakat juga sangat dibutuhkan,'' kata Rai Mantra.

Di samping itu, pertumbuhan pembangunan di Kota Denpasar menimbulkan banyaknya rumah-rumah tidak sehat terutama di Kecamatan Densel dan Denbar, mengingat dalam pembangunan tersebut tidak memperhatikan drainase. ''Kalau mau tidak ada jentik, harus bisa hidup bersih. Karena itu, masyarakat harus turut peduli terhadap kebersihan lingkungan,'' ucapnya.  

Rai Mantra berharap, peran kades, lurah dan camat harus betul-betul mempromosikan dan memperdayakan masyarakat untuk mewujudkan kebersihan, sehingga bisa menyelamatkan orang dari demam berdarah (DB). Minimal jangan sampai ada yang membuang sampah sembarangan terutama ke got atau selokan.

Terkait belakangan ini sering terjadi kasus kekerasan anak, Rai Mantra mengharapkan, ibu-ibu lebih memberikan perhatian terhadap anaknya, mengingat anak-anak lebih terpengaruh terhadap teman-temannya karena faktor pergaulan. Terlebih lagi sekarang meningkatnya kasus-kasus HIV/AIDS. ''Kita harus sadar terhadap bahaya tersebut, jangan sampai kasus HIV/AIDS terus berkembang,'' papar Rai Mantra, sembari mengajak untuk bangkit melawan kasus tersebut.   

Sementara Camat Densel, AA Gde Risnawan, menyatakan, jumantik di Kecamatan Densel berjumlah 130 orang dan tersebar di masing-masing banjar, desa dan kelurahan. Petugas jumantik ini bertugas mensosialisasikan permasalahan kebersihan, termasuk juga pemberantasan sarang nyamuk dan jentik nyamuk di rumah-rumah tinggal masyarakat. Namun dalam menjalankan tugasnya, lanjut Risnawan, jumantik mengalami beberapa kendala terutama untuk memeriksa beberapa rumah dan vila-vila. ''Untuk mengatasi kendala tersebut, kami telah berkoordinasi dengan desa adat untuk membantu tugas-tugas dari jumantik dalam melaksanakan tugas untuk memeriksa jentik  di rumah-rumah maupun di vila,'' jelasnya.

Terkait kegiatan ini, merupakan ajang silaturahmi yang langsung bisa disampaikan oleh jumantik kepada Walikota. Demikian juga Walikota bisa mengetahui langsung apa yang menjadi permasalahan dari petugas jumantik. (Gst)