Denpasar sebagai kota besar menghadapi berbagai permasalahan yang sangat komplek salah satunya permasalah sampah. Namun PKK Kota Denpasar telah mampu kembangkan ide kreatif daam penanganan sampah. Salah satunya telah dilakukan kader posyandu Br. Abian Kapas Tengah dengan memanfaatkan sampah sehingga memiliki nilai ekonomi. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka bimtek Ketua dan Sekretaris PKK se-Kota Denpasar, di Gedung Santhi Graha, Jumat (6/2).
Lebih lanjut Rai Mantra menambahkan dalam menghadapi berbagai permasalahan tersebut harus dilakukan secara tenang sehingga memecahkan permasalahan dengan baik. Bimtek semacam ini untuk ibu-ibu PKK merupakan hal yang sangat baik untuk meningkatkan pengetahuan serta menjadi pendampingan dalam menghadapi permasalahan.
Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra tak henti-hentinya meminta peran serta PKK untuk ikut membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai permasalahan kota. Meski selama ini PKK telah melakukan berbagai kegiatan yang sangat membangun dalam pelaksanaan pembangunan namun hal ini agar tetap diteruskan dan ditingkatkan. Terlebih lagi dengan pelaksanaan 10 program pokok PKK yang sangat bersinergi dengan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk permasalahan sampah sendiri Rai Mantra menambahkan sampah sekarang tidak lagi sebagai musibah melainkan membawa berkah. Bila sampah telah diolah dengan baik tentunya akan membawa dampak untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga. Dengan kreativitas yang dimiliki PKK diyakini mampu mengolah sampah menjadi bernilai ekonomi. Pengolahan sampah ini merupakan ide kreatif yang merupakan ide baru dalam penanganan sampah. "Kita sangat sangat selalu muncul ide-ide kreatif dalam menghadapi berbagai permasalahan kota," ujar Rai Mantra. Disamping itu pihaknya akan siap membantu baik segi permodalan maupun sarana prasarana bagi kelompok masyarakat yang telah mampu melakukan pemilahan sampah.
Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra juga menekankan agar lebih berhati-hati terhadap siklus lima tahunan demam berdarah. Siklus ini merupakan siklus nasional tidak hanya terjadi di Kota Denpasar. Namun demikian Ia berharap PKK dapat berperan aktif untuk menekan agar kasus-kasus DB tidak merebak. Termasuk juga permasalah kependudukan agar juga menjadi perhatian bagi seluruh pemangku kepentingan mulai dari kaling/kadus maupun kades/lurah.
Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra mengatakan bimtek yang dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan peranan anggota PKK dalam mencapai tujuan untuk melaksanakan 10 program pokok PKK. Untuk melaksanakan tugasnya PKK membutuhkan pengurus yang handal sehingga bimtek ini sangat diperlukan. Melalui bimtek ini diharapkan dapat mengimplementasikan 10 program pokok PKK. Dalam bimtek kali ini diberikan berbagai materi diantaranya pemanfaatan lahan pakarangan, tata kelola sampah serta kepribadian dan etika. "Bimtek ini sangat dibutuhkan PKK untuk meningkatkan pengetahuan, serta agar mampu mengetoktularkan pada anggota lain," ujar Ny. Selly. (Gst)