Menu

Tingkatkan Kebersihan Kota Denpasar, PKK Kota Denpasar Ajak Ibu-Ibu Pilah Sampah Dari Rumah Tangga

  • Senin, 02 Juni 2014
  • 676x Dilihat

Permasalah sampah di Kota Denpasar mendapatkan perhatian serius dalam penganganannya oleh Pemerintah Kota Denpasar. Untuk itu Pemkot Denpasar terus mensosialisasikan penanganan masalah sampah dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Salah satunya seperti dilaksanakan PKK Kota Denpasar dengan mengajak seluruh ibu-ibu PKK untuk memilah sampah dari rumah tangga. "Kami harapkan ibu-ibu semakin menikatkan pemahamannya tentang memilah sampah mulai dari sampah rumah tangga," ujar Sekretaris PKK Kota Denpasar Sri Utari saat membuka soialisasi Bali Clean and Green di Gedung Wanita Santhi Graha, Denpasar Senin (2/6). Sosialisasi yang berlangsung sehari ini diikuti perwakilan PKK se-Kota Denpasar dan dihadiri instansi terkait.

Lebih lanjut Sri Utari menambahkan sosialisasi ini sengaja menyasar ibu-ibu mengingat penghasil sampah terbanyak berasal dari rumah tangga. Diharapkan melalui pemilahan sampah dari rumah tangga diharapkan dapat menekan hasil sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Meningat dalam sisialisasi ini diajarkan bagaimana memilah sampah dan mengolah sampah rumah tangga tersebut menjadi kompos. "Bila semua ibu-ibu rumah tangga mampu melaksanakan hal tersebut kami yakin permasalahan sampah di Kota Denpasar dapat diatasi," ujarnya. Terlebih lagi sampah-sampah yang dihasilkan tersebut bisa memiliki nilai ekonomi dengan menjualnya ke bank sampah. Untuk menwujudkan Denpasar bersih dan hijau Sri Utari mengaku telah menunjuk masing-masing kecamatan satu desa sebagai percontohan. Ini merupakan salah satu kreteria mewujudkan Denpasar bersih untuk mendukung Bali Clean and Green. Disamping itu berbagai kreteria harus dilakukan diantaranya bersih lingkungan, hijau dan ada tempat pemilahan sampah di setiap rumah tangga.

Sementara Kabid Operasional Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar Adi Wiguna mengatakan pihaknya terus mendukung setiap kegiatan untuk mewujudkan Denpasar bersih dan hijau seperti dilaksanakan PKK Kota Denpasar. Selama ini pihaknya terus gencar mensosialisasikan kebersihan dan pembentukan bank sampah sehingga dapat mengatasi permasalahan sampah di Kota Denpasar. Menurut Adi Wiguna permasalahan yang dihadapi sekarang ini bagaiman mengubah mindset masyarakat agar mau turut peduli terhadap kebersihan. Untuk itu Ia mengaku telah melaksanakan berbagai langkah temasuk melakukan tipiring (tindak pidana ringan) untuk pembuang sampah sembarangan. Kedepanya dengan semakin banyak yang mensosialisasikan kebersihan dan diikuti dengan tindakan tipiring diharapkan lebih cepat mewujudkan Denpasar bersih dan hijau.

Ni Wayan Riawati nara sumber pelatihan tersebut yang peduli terhadap kebersihan mengatakan asal ada kemauan semua permasalah sampah dapat diatasi. Untuk itu Ia mengajak seluruh ibu-ibu untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan mulai dari lingkungan rumah tangga dengan memilah sampah yang dihasilkan. Terlebih lagi ibu-ibu turut mensosialisasikan tentang langkah-langkah dalam mewujudkan kebersihan dengan memilah sampah rumah tangga. Mengingat ibu-ibu sering mengikuti berbagai kegiatan seperti posyandu dan berbagai kegiatan lainnya yang sangat tepat dalam melakukan sosialisasi. "Bila semua orang bergerak dalam mewujudkan kebersihan, kami yakin kebersihan di Kota Denpasar dapat diwujudkan dengan baik,"ujarnya. (Gst)