BANTU IBU RUMAH TANGGA JELANG GALUNGAN, PKK KOTA DENPASAR GELAR PASAR MURAH
Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan ini, PKK Kota Denpasar bersama Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Asosiasi Pasar Tani Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Catur Muka melaksanakan pasar murah. Pasar murah ini akan berlangsung selama tiga hari dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. IA Selly Mantra yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara, Jumat (24/8). Acara pembukaan tersebut juga dihadiri Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN. Rai Iswara serta tampak hadir pula Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Ketut Untung Yoga Ana dan instansi terkait.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Mantra ditemui di sela-sela pembukaan mengatakan, pasar murah menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan diharapkan dapat memberikan harga lebih murah dari harga di pasar. Sebab yang berjualan pada pasar murah ini, langsung dari para petani. ‘'Kami harapkan pelaksanaan pasar murah ini bisa membantu para petani untuk pemasaran hasil pertaniannya. Selain itu juga untuk membantu ibu-ibu dalam persiapan menyambut hari Raya Galungan dan Kuningan,'' ujar Ny. IA Selly. Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan kegiatan pasar murah ini rutin dilaksanakan tiap tahun menyambut hari Raya Galungan dan Kuningan dengan harapan dapat membantu ibu-ibu rumah tangga mendapatkan harga kebutuhan upacara dengan harga lebih murah.
Sementara Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtukultura I Gede Ambara Putra menambahkan selain melaksanakan pasar murah untuk keperluan upacara Galungan dan Kuningan juga terdapat stan kuliner dan stan UMKM. Dalam pelaksanaan pasar murah ini terdapat 20 stan pasar murah, 20 stan kuliner dan 18 stan UKM. “Pasar murah yang dilaksanakan ini sudah tentunya harganya lebih murah dari harga di pasaran. Mengingat produk yang dijual langsung diambil dari produsen,†ujar Ambara Putra. Dengan penjualan langsung ini, harga-harga produk yang dijual tentunya lebih murah dari yang ada di pasar. Contohnya, harga jeruk jika di pasar harganya berkisar Rp 8.000, sampai Rp 10.000 sedangkan di pasar murah berkisar Rp 6.000 sampai Rp 8.000. Demikian juga dengan harga barang-barang lainnya. ''Kita harapkan masyarakat memanfaatkan pelaksanaan pasar murah yang berlangsung empat hari ini,'' harapnya. Ambara Putra menambahkan selain berbelanja untuk keperluan hari Hari Raya Galungan dan Kuningan masyarakat juga dapat menikmati kuliner yang disuguhkan di pasar murah tersebut.
Salah seorang pedagang Kadek Swartini mengatakan harga-harga yang ditawarkan di pasar murah lebih murah dari harga pasar biasa. “Kami mengucapkan terima kasih pada Pemkot Denpasar yang telah rutin melaksanakan pasar murah seperti ini, karena sangat membantu pedangang seperti kami,†ujar Swartini.
Salah seorang pengunjung Nyoman Swarni dari Peguyangan mengaku sangat terbantu adanya pasar murah. Hal ini mengingat harga yang ditawarkan lebih murah dari harga pasar biasar. “Kami mengharapkan pasar murah seperti ini agar sering dilaksanakan, karena sangat bermanfaat untuk membantu ibu-ibu rumah tangga,†ujar Nyoman Suwarni. (Gst)