RATUSAN LANSIA IKUTI TIRTAYATRA KE PURA TIRTA EMPUL DAN PURA MASCETI
Tidak banyak pemerintah daerah di Indonesia yang menaruh perhatian besar terhadap kaum lanjut usia (lansia) karena mereka dianggap tidak produktif lagi. Padahal, kaum lansia ini juga butuh perhatian minimal bisa menikmati keindahan alam serta hiburan layaknya di sisa akhir hidupnya.
Terobsesi untuk menyeimbangkan pembangunan termasuk melibatkan para lansia maka Pemkot Denpasar Sabtu (13/7) mengajak ratusan lansia di daerah ini melakukan matirtayatra. Kegiatannya pun dikemas dalam bentuk kunjungan spiritual (tirtayatra ke Pura) dipimpin Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara. Kegiatan ini sebagai perhatian dan upaya menyeimbangkan pembangunan fisik dan kesehatan mental psikologis para lansia di Kota Denpasar.
Kepala Desa Peguyangan Kaja Wayan Sutama ditemui sela-sela tirtayatra mengatakan, program Pemerintah Kota Denpasar melalui TP PKK Kota Denpasar yang memperhatikan kehidupan para lansia sangat bagus sekali. Selain memperhatikan kesehatan para lansia dengan memberikan pengobatan gratis juga melaksanakan tirtayatra yang dikoordinir TP PKK Kota Denpasar. Menurutnya kegiatan ini mendapat antusias oleh para lansia mengingat hampir dua bulan sebelumnya para lansia terus menanyakan keberangkatan mereka. “Kegiatan ini sangat bagus sekali kami harapkan terus berlanjut sehingga para lansia benar-benar merasa diperhatikan,†ujar Sudjana.
Sementara itu, salah seorang lansia Luh Jati asal Desa Peguyangan Kaja mengaku meski sudah uzur tidak semua sempat ber-tirtayatra ke pura-pura tersebut. "Sebenarnya dari dulu ingin ber-tirtayatra, namun karena kemampuan keuangan tidak memadai maka kami tidak mampu melakukannya," jelas Luh Jati. Wanita sepuh usia 67 tahun inipun dengan jujur mengaku baru pertama kali dalam hidupnya mengunjungi pura tujuan tirtayatra. Oleh karenanya, sebagian besar peserta tirtayatra menginginkan agar kegiatan ini dapat berjalan berkesinambungan tiap tahun. Bagi para lansia, ber-tirtayatra bukan hanya untuk melakukan persembahyangan, namun juga ajang berkumpul dan bertukar cerita kenangan masa lalu dengan sesama lansia. (Gst)