BIASAKAN HIDUP SEHAT, RATUSAN LANSIA DIAJAK MEMBIASAKAN LAKUKAN CUCI TANGAN
Sosialisasi membiasakan hidup sehat tidak hanya menyasar ana-anak namun juga menyasar para lanjut usia (lansia) seperti yang dilakukan TP PKK Kota Denpasar yang mensosialisasikan cuci tangan dengan lansia. Sosialisasi cuci tangan yang dilakukan di Br. Tohpati, Desa Kesiman Kertalangu yang dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dan pengurus TP PKK Kota Denpasar dimonitoring langsug oleh TP Provinsi Bali yang di pimpin Wakil Ketua IV TP PKK Provinsi Bali, AA Isteri Meini, Senin (23/7) di Balai Banjar Tohpati. Dalam kesempatan tersebut ratusan lansia memperaktekan cara cuci tangan secara benar.
Wakil Ketua IV TP PKK Provinsi Bali, AA Isteri Meini mengatakan sosialisasi cuci tangan yang di lakukan TP PKK Pusat saat ini semakin digalakan dengan menyasar semua anggota masyarakat. Sosialisasi yang diawali melalui kader-kader PKK dan para lansia ini diharapkan dapat memotivasi anggota keluarga lainnya. “Kebiasaan cuci tangan sebelum makan mungkin sudah biasa dilakukan namun cuci tangan yang benar mungkin masih banyak yang belum tahu,†ujar AA Isteri Meini. Menurutnya cuci tangan yang benar hendaknya memakai sabun yang dilakukan minimal dalam lima kegiatan diantaranya saat mau makan pagi, mau makan siang, mau makan malam, saat mandi dan habis dari toilet. Disamping itu semua cara cuci tangan juga harus dilakukan dengan benar dengan mulai menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jara, ujung jari dan ibu jari. Bila semua itu telah dilakukan dengan baik tentunya pola hidup sehat pasti bisa dilakukan dengan baik. Untuk membiasakan hidup sehat melalui cuci tangan ini menurut AA Isteri Meini harus dilakukan berturut-turut selama 21 hari hal ini salah satu mengubah pola pikir hidup sehat pada masyarakat. “Kita harapkan pola hidup bersih melalui cuci tangan dengan sabun benar-benar menjadi suatu kebiasaan di kehidupan sehari-hari di masyarakat,†harap AA Isteri Meini. Disamping itu dalam mengevaluasi kegiatan ini pihaknya mengaku telah memberikan formulir untuk kebiasaan mencuci tangan yang dijadikan bahan evaluasi.
Kepala Desa Kesiman Kertalangu IB Bima Putra mengatakan sosialisasi kebiasaan cuci tangan dengan sabun ini sangat bagus untuk membiasakan pola hidup sehat. Sosialisasi ini semacam ini sanga diharapkan meski semua masyarakat telah tahu sebelum makan harus cuci tangan, namun mereka sebagian besar belum tahun cara cuci tangan yang benar. Dengan adanya sosialisasi ini masyarakat benar-benar mengetahui pola hidup sehat mulai dari hal yang terkecil. Perhatian Pemerintah Kota Denpasar melalui TP PKK Kota Denpasar terhadap kesehatan masyarakat terutama pada para lansia sangat tinggi salah satunya dengan mengajak para lansia metirtayatra. Disamping juga telah dilaksanakan posyandu parpurna tiap tahun.
Made Suparta Kepala Dusun Tohpati menambahkan pada prinsipnya sebagian besar warga Tohpati telah melakukan pola hidup sehat dengan mencuci tangan sebelum makan. Namun sebagian besar mereka belum tahun cuci tangan secara benar dengan menggunakan sabun. Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat mengetahui pola hidup sehat melalui mencuci tangan. (Gst)