Menu

DENPASAR PANTAS MENJADI KOTA LAYAK ANAK

  • Senin, 22 Februari 2010
  • 387x Dilihat
DENPASAR PANTAS MENJADI KOTA LAYAK ANAK
Dalam memberikan jaminan dan perlindungan terhadap hak anak, Denpasar pantas menjadi Kota Layak Anak. Mengingat berbagai persyaratan sebagai Kota Layak Anak telah di miliki oleh Kota Denpasar. Untuk itu Kota Denpasar telah dicanangkan sebagai kota layak anak oleh Wakil Walikota I GN Jaya Negara, Senin (22/2) di Taman Budaya Art Centre Denpasar. Pencanangan Kota Layak Anak oleh Wakil Walikota I GN Jaya Negara ditandai dengan membuka lentera papan pencangan Kota Layak Anak. Dalam Pencanangan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Darsa, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Selly D Mantra dan instansi terkait. Menurut I Gst. Agung Laksmi Dharmayanti Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kota Denpasar mengatakan pencanagan Denpasar sebagai Kota Layak anak didasari atas tiga hal yaitu bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang insfratruktur. Dalam bidang kesehatan Denpasar telah melayani kesehatan anak lewat posyandu paripurna yang dilakukan Pemkot Denpasar secara berkesinambungan. Dalam bidang pendidikan dan insfratruktur menurut Agung Laksmi Denpasar telah memiliki insfratruktur belajar mengajar yang memadai disamping tempat bermain yang berada dilapangan Puputan Badung. Setiap minggu untuk meningkatkan kreatifitas anak dalam bidang seni budaya Kota Denpasar juga telah memberikan fasilitas yang layak kepada anak yang dilaksanakan dilapangan Puputan Badung. Terkait dengan pemenuhan hak tumbuh kembang anak Pemkot Denpasar telah melakukan kegiatan BKB, BKR, PAUD dan pembuatan rumah pintar, cyber school, sekolah ramah anak, sekolah hijau serta zona aman sekolah, taman bermain, perpustakaan keliling, radio Pemkot dan perpustakaan keliling. Sementara kegiatan dalam meningkatkan hak hidup Pemkot Denpasar juga telah melaksanakan GSI-B, posyandu, perbaikan gizi anak, imunisasi anak sekolah, UKS dan lomba balita Indonesia. Lebih lanjut Laksmi Dharmayanti menambahkan kunci sukses kota layak anak adalah adanya keihklasan dan ketulusan orang dewasa mengutamakan kepentingan terbaik anak. KLA dapat terwujud jika ada kemitraan dan partisipasi antara pemerintah dan para pelaku lain yang akan memberikan kontribusi unik. Selain itu kemitraan dan partisipasi ini akan mendorong pemanfaatan segala jalur partisipasi untuk mensenjahterakan dan meningkatkan perlindungan hak anak. Disamping peranan pemerintah, peranan keluarga sebagai unit dasar dari masyarakat menjadi penentu keberhasilan dalam mempercepat terwujudnya Kota Layak Anak (KLA). Pada pencanangan KLA kali ini juga menyelenggarakan lomba seni yang melibatkan 1035 orang anak tingkat taman kanak-kanak Se-Kota Denpasar. Lomba Seni ini menurut Ketua Panitia lomba Ni Ketut Candri meliputi lomba Tari Pendet, tari gopala, lomba melukis dan lomba mesatua Bali yang diikuti 27 orang Guru TK. (Pur)