DESA PEGUYANGAN KAJA DINILAI TIM PROVINSI, BERHASIL MANFAATKAN PEKARANGAN KURANG PRODUKTIF DAN LINGKUNGAN BERSIH
Berbagai inovasi yang telah dilaksanakan Desa Peguyangan Kaja terutama pemanfaatan tanah pekarangan dan lingkungan bersih untuk mendukung pelaksanaan 10 program PKK. Inovasi yang dilakukan ini dievaluasi oleh Tim Penilai Provinsi Bali, Selasa (8/1) di Kantor Desa Peguyangan Kaja. Tim penilai Penilai Provinsi Bali dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Ayu Pastika dan diterima oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra didampingi Kepala BPM dan Pemdes Kota Denpasar Made Mertajaya, Plt Camat Denpasar I Nyoman Lodra dan Kepala Desa Peguyangan Kaja Wayan Sutama beserta tokoh-tokoh masyarat.
Ketua Tim Penggerak Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika dalam sambutannya mengatakan gerakan PKK untuk mendukung program pemerintah dengan menyasar unit terkecil dari masyarakat yaitu keluarga. Untuk mempercepat pelaksanaan program-program ini dilaksanakan secara terpadu dengan instansi terkait seperti BKKBN, kesehatan dan instansi lainnya. Untuk mengevaluasi semua program dilaksanakan evaluasi secara rutin seperti dengan lomba-lomba. Untuk tahun 2013 dilaksanakan empat jenis lomba meliputi KB-Kes, Posyandu, PHBS (Prilaku hidup bersih dan sehat) serta lingkungan bersih dan sehat. Terkait dengan evaluasi yang dilaksanakan di Desa Peguyangan Kaja Ny. Ayu Pastika mengatakan duta Kota Denpasar ini secara otomatis maju ke tingkat nasional karena di Bali hanya ada satu kota. Meski demikian Ny. Ayu Pastika mengaku tetap melakukan evaluasi sehingga nantinya duta yang dikirim Provinsi Bali merupakan yang terbaik. Evaluasi ini juga untuk mengetahui sejauh mana implementasi yang di tuangkan dalam laporan terhadap kenyataan yang ada. Evaluasi yang dilaksanakan ini berpegangan pada tiga indikator yaitu input, proses dan output.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara ditemui disela-sela penilaian mengatakan evaluasi yang dilaksanakan Provinsi Bali untuk mencocokan laporan yang telah dilaksanakan. “Untuk evaluasi ini Desa Peguyangan Kaja menampilkan potensi yang menonjol di Desa Peguyangan Kaja yaitu pemanfaatan pekarangan dan lingkungan bersih,†ujar Ny. Selly. Meski demikian untuk bidang lainnya tetap telah siap untuk dievaluasi. Menurutnya dalam pemanfaatan pekarangan Desa Peguyangan Kaja telah melaksanakan berbagai inovasi seperti pembudidayaan jamur, lele dan tanaman toga lainnya. Demikian juga untuk lingkungan bersih Desa Peguyangan Kaja telah memanfaatkan limbah ternak untuk pupuk.
Kepala Desa Peguyangan Kaja Wayan Sutama mengatakan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga di Desa Peguyangan Kaja telah dibentuk berbagai kelompok-kelompok seperti kelompok ternak, budidaya ikan dan kelompok lainnya. Disamping itu pihaknya mengaku telah mengangkat tenaga kebersihan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih. (Gst)