GERAKAN SAYANG BAYI IBU DAN BAYI DENPASAR DIEVALUASI TIM PROVINSI
Berbagai usaha yang kreatif dan inovatif telah dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar untuk meningkatkan drajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar, mulai sejak ibu hamil sampai balita dan anak-anak. Ini dibuktikan dengan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Denpasar tertinggi di Bali. Demikian disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat evaluasi GSI-B (gerakan sayang ibu bayi baru lahir) dan pengelola BKB (Bina Keluarga Balita) tingkat Provinsi Bali di Br. Panca Kertha, Desa Tegal Kertha, Kecamatan Depasar Barat, Rabu (3/8).
Rombongan tim evaluasi provinsi Bali dimpin oleh Kabid Kualitas Hidup Perempuan pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali IGN Lanang Wisnu Murti diterima langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra berserta Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara dan Instansi terkait.
Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan kegiatan kreatif dan inovatif ini dilakukan bukan hanya untuk penilaian namun dilakukan sejak dulu, karena balita dan anak-anak merupakan tonggak penting pembangunan manusia. Dengan adanya GSI-B angka kematian ibu dan anak dibawah Mellenium Development Gold’s (MDG’s) tahun 2015. “Keberhasilan yang dicapai jangan membuat kita lengah, terlebih lagi Denpasar sebagai salah tujuan urban,†ujar Rai Mantra. Untuk itu inovasi agar terus ditingkatkan dan mutlak harus dilakukan karena inovasi tersebut memberikan nilai lebih. Terlebih masalah pendidikan juga harus dilaksanakan sejak dini seperti pelaksanaan PAUD (pendidikan anak usia dini) memiliki kontribusi yang baik untuk tumbuh kembang anak dalam pendidikan. Untuk itu PAUD di Kota Denpasar sudah berinteraksi dengan sekolah luar seperti sekolah Jepang. Melalui kerjasama dengan TK Jepang diharapkan dapat mengajak TK di Kota Denpasar belajar etika dan disiplin sejak dini. Karena untuk mempersiapkan anak-anak menghadapi interaksi global yang tidak mungkin dihindari.
Ketua Tim Penilai IGN L. Wisnu Murti mengatakan pembangunan manusia harus dimulai sejak janin, karena sudah mulai proses kehidupan. Terus dilanjutkan dengan pembinaan balita mengingat balita merupakan masa pertumbuhan yang disebut Golden Period. Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penilai IGN L. Wisnu Murti salut terhadap keberhasilan IPM Kota Denpasar yang tertinggi di Bali. Untuk itu inovasi-inovasi yang telah dilakukan selama ini agar terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Ketua Tim Penggeral PKK Kota Denpasar Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra usai dinilai sebagai Pengelola BKB mengatakan berbagai kegiatan inovasi telah dilaksankan Tim Penggerak PKK untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dimulai sejak balita. Inovasi-inovasi yang telah dilaksankan diantaranya lomba APE (Alat Permainan Educativ) lomba kuis siapa bisa bagi kader BKB, Pemberian insentif bagi kader, serta pembentukan pusat tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Disamping inovasi tersebut berbagai kegiatan juga telah dilaksankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Gst)