HIJAUKAN PANTAI MERTASARI, PPT DENPASAR TANAM 2000 POHON PENGHIJAUAN
Serangkaian memperingati dan menyambut HUT ke-18 Kota Denpasar, Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT) Kota Denpasar bekerja sama dengan Jamsostek Jumat (19/2) akan melakukan aksi bersih pantai dan penanaman pohon penghijauan di sepanjang pantai Mertasari Sanur. Sebanyak 2000 pohon penghijauan berbagai jenis seperti camplung, ketapang, dan suar akan ditanam untuk menghijaukan pantai Mertasari dan sekitarnya. Ketua PPT Kota Denpasar Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra didampingi panitia Frida Dewi, Rabu (17/2) mengatakan disamping penanaman pohon juga akan diisi dengan aksi kebersihan dan kerja bakti dengan melibatkan ribuan peserta yang terdiri-dari Teruna-Teruni, Mahasiswa FK Unud, Karyawan Jamsostek, anggota Paskibraka Denpasar, PPT Denpasar serta pegawai Pemkot Denpasar.
â€Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak dan menggugah peran serta masyarakat serta instansi swasta lainnya untuk ikut peduli dengan lingkungan sekitarnya, karena bagaimanapun dengan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat akan dapat menciptakan suasana yang nyaman dan damai,†kata penggemar tanaman anggrek ini. Lebih lanjut IA Selly mengatakan bahwa kegiatan ini murni untuk perbaikan dan penyelamatan lingkungan yang bertujuan untuk menjaga keasrian pantai dari ancaman abrasi air laut. Lebih lanjut dikatakan, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan keasrian lingkungannya harus terus ditumbuhkan dan dikembangkan secara berkelanjutan. Hal ini tidak saja membuat lingkungan menjadi bersih tetapi juga dapat memberikan imbas yang lebih besar bagi terciptanya keseimbangan alam beserta ekosistemnya. Apalagi isu pemanasan global seakan menjadi kenyataan, untuk itulah diperlukan langkah nyata untuk menyelamatkan kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.
Selebihnya ibu tiga putra ini menegaskan gerakan penanaman pohon dan kerja bakti yang melibatkan partisipasi seluruh komponen masyarakat salah satu langkah nyata dalam mewujudkan Denpasar clean and green city. â€Selain sebagai motivasi agar masyarakat untuk lebih memperhatikan kelestarian dan kebersihan lingkungan, jangan sampai ada anggapan kebersihan hanya jadi tanggung jawab pemerintah,†imbuh IA Selly. Selanjutnya dia meminta agar mengelola kebersihan dan penanaman pohon harus dilakukan secara bersama-sama dan kontinyu. Mengubah perilaku warga untuk hidup bersih memang tidak mudah. Namun untuk menuju perubahan perilaku, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya dengan secara kontinyu melakukan kebersihan di masing-masing lingkungan. (Dw)