Menu

IMBANGKAN PEMBANGUNAN FISIK DAN MENTAL SPIRITUAL, RIBUAN LANSIA DIAJAK TIRTAYATRA

  • Minggu, 31 Juli 2011
  • 418x Dilihat
IMBANGKAN PEMBANGUNAN FISIK DAN MENTAL SPIRITUAL, RIBUAN LANSIA DIAJAK TIRTAYATRA
Pemkot Denpasar berkomitmen melaksanakan pembangunan bidang kesehatan secara menyeluruh. "Pembangunan kesehatan bukan hanya memperhatikan aspek fisik semata, namun juga kesehatan mental spiritual," jelas Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra di sela-sela kegiatan tirtayatra bersama sekitar ratusan lansia Kecamatan Denpasar Selatan, Minggu (31/7). Usai matirtayatra, para lansia diajak berekreasi ke tempat wisata Bali Zoo Park (kebun binatang). Ratusan peserta tirtayatra sebagai rangkaian kegiatan Posyandu Paripurna ini tampak gembira menikmati kesempatan langka tersebut. Kegiatan metirtayatra para posyandu para lansia yang langsung dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra serta wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara, dan Ny. AAN Rai Iswara. Metirtayatra juga dihadiri semua pengurus TP PKK serta kader posyandu dan BKB Kota Denpasar. Ny. Selly D. Mantra menyatakan, tirtayatra ini sebagai bentuk perhatian dan upaya menyeimbangkan pembangunan fisik dan kesehatan mental psikologis para lansia di Kota Denpasar. "Antara pembangunan fisik dengan mental spiritual mesti sejalan, seiring, sehingga pelaksanaan pembangunan berhasil mencapai tujuan," jelas Ny. Selly yang sangat akrab dengan lansia ini. Dengan kesehatan mental dan spiritual yang memadai, akan tercipta suasana kondusif dan SDM yang andal dalam melaksanakan pembangunan. Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin PKK Kota Denpasar untuk mengajak para lansia untuk metirtayatra. “Kita harapkan semua lansia di seluruh banjar-banjar di Kota Denpasar pernah metirtayatra. Namun metirtayatra ini dilaksanakan secara bertahap tiap tahun,” ujar Ny. Selly. Metirtayatra tahun ini dilaksanakan selama empat hari sesuai dengan jumlah kecamatan yang ada di Kota Denpasar. Keseluruhan peserta metirtayatra selama empat hari mencapai ribuan peserta. Kepala Desa Pamogan AA Ketut Sudjana ditemui sela-sela tirtayatra mengatakan program Pemerintah Kota Denpasar melalui TP PKK Kota Denpasar yang memperhatikan kehidupan para lansia sangat bagus sekali. Selain memperhatikan kesehatan para lansia dengan memberikan pengobatan gratis juga melaksanakan tirtayatra yang dikoordinir TP PKK Kota Denpasar. Menurutnya kegiatan ini disambut antusias oleh para lansia mengingat hampir dua bulan sebelumnya para lansia terus menanyakan ke berangkat metirtayatra ini. “Kegiatan ini sangat bagus sekali kami harapkan terus berlanjut sehingga para lansia benar-benar merasa diperhatikan,” harap AA Sudjana. Salah seorang lansia Luh Jati asal Desa Sanur Kaja mengaku meski sudah uzur tidak semua sempat ber-tirtayatra ke pura-pura tersebut. "Sebenarnya dari dulu ingin ber-tirtayatra, namun karena kemampuan keuangan tidak memadai maka kami tidak mampu melakukannya," jelas Luh Jati. Wanita sepuh usia 67 tahun ini mengaku baru pertama kali dalam hidupnya mengunjungi pura tujuan tirtayatra. Oleh karenanya, sebagian besar peserta tirtayatra menginginkan agar kegiatan ini dapat berjalan berkesinambungan tiap tahun. Bagi para lansia, ber-tirtayatra bukan hanya untuk melakukan persembahyangan, namun juga ajang berkumpul dan bertukar cerita kenangan masa lalu dengan sesama lansia. Hal ini tampak ketika para lansia asyik mengobrol dan menikmati suasana usai persembahyangan. (Gst)