JELANG PEKAN FLORI FLORA NASIONAL, IBU-IBU PKK GELAR AKSI BERSIH-BERSIH
Menjelang 7 hari pelaksanaan Pekan Flori Flor Nasional (PF2N) Ibu-Ibu PKK, Dharma Wanita, Anggota Perkumpulan Pecinta Tanaman (PPT) serta Pegawai di lingkungan Pemkot Denpasar, Jumat (11/11) melakukan aksi bersih-bersih dan kerja bakti di areal pameran Pantai Matahari Terbit Sanur. Aksi bersih-bersih ini juga dihadiri Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikot I GN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, beserta Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Tidak saja menggelar aksi bersih-bersih ibu-ibu PKK yang di pimpin langsung Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara, serta Ny. IA Kerti Rai Iswara juga berkesempatan meninjau hasil pertanian organik yang akan dipanen pada pembukaan PF2N mendatang serta ikut menata Panter Barong dengan jenis tanaman Jaburan dan Nanas Merah.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra berkesempatan mengelilingi areal seluas 9 Ha kawasan yang akan dijadikan ajang pameran Flori Flora Tingkat Nasional. Rai Mantra mengatakan, Denpasar sebagai tuan rumah PF2N harus dipersiapkan secara matang, karena kegiatan yang cukup spektakuler ini akan mempertemukan produsen flori-flora, petani, pelaku bisnis, peneliti, pakar, serta para penggemar tanaman hortikultura dari seluruh Indonesia dan peserta internasional seperti dari Singapura, Australia, Malaysia, Taiwan dan Korea. Melihat persiapan yang sudah 85 persen ini, Rai Mantra minta kepada seluruh panitia serta SKPD terkait yang ikut mensukseskan event ini agar persiapan segera dilakukan dan tanggal 12 mendatang ini lokasi pameran sudah siap sebagai bahan pemantapan yang nantinya dilanjutkan dengan penataan materi pameran. Untuk menunjang akses masuk ke arena pameran Rai Mantra memerintahkan Kadis DKP Denpasar agar segera membersihkan dan menata lahan parkir, sehingga masyarakat serta siswa sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan ini dapat lebih mudah dalam menempatkan kendaraannya. Rai Mantra juga meminta kepada panitia agar menyediakan sarana publik seperti tempat duduk dibeberapa titik lokasi pameran. Hal ini untuk memberikan tempat kepada masyarakat yang berkunjung dapat beristirhat. “Apa yang menjadi kekurangan pada ajang PF2N tahun ini agar dapat dijadikan evaluasi, sehingga kedepan jika digelar kembali dapat lebih ditambah kegiatan yang menjadi fokus masyarakat,†ujar Rai Manra.
Sementara Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Denpasar I Gede Ambara mengatakan, progres persiapan PF2N telah rampung 85 persen dan telah berjalan sesuai dengan tahapannya. Untuk PF2N telah disiapkan 240 anjungan dan sampai saat ini telah habis terjual. Untuk promosi pameran telah dilakukan dengan mempromosikan lewat media massa, serta dalam bentuk baliho dan flayer," ujar Ambara.
Ketua Panitia PF2N I.B Sidharta Putra mengharapkan kepada seluruh Kepala SKPD Pemkot Denpasar agar ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tidak kalah penting juga para Camat Se-Kota Denpasar diharapkan dapat memberikan informasi kepada Kadus/kaling sehingga informasi terkait ivent ini dapat diterima di masyarakat. Event yang tidak saja memamerkan hasil olahan pertanian ini, juga sebagai kegiatan yang mendukung wisata kota Denpasar. “Semoga Pariwisata yang sudah menjadi motor penggerak perekonomian bisa mengangkat segala sektor yang ada di Kota Denpasar,†ujar Sidharta. (Pur)