K3S KOTA DENPASAR KEMBALI GELONTOR BANTUAN
Perhatian Pemkot Denpasar terhadap para lansia dan penyandang cacat di Kota Denpasar tidak usah diragukan lagi. Setiap tahun dan bahkan secara berkesinambungan Pemkot Denpasar melalui K3S (Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial) Kota Denpasar selalu menjajaki para lansia dan penyandang cacat memberikan motifasi dan bantuan. Kali ini dalam rangka menyambut HUT Kota Denpasar Ke-18 K3S Kota Denpasar kembali menyerahkan bantuan di empat kecamatan di Kota Denpasar. Bantuan yang diserahkan kali ini berupa sembako dan 2 unit kursi roda kepada para lansia, penyandang cacat berketrampilan dan penyandang cacat berat di Kota Denpasar. Dalam menyerahkan bantuan Ketua K3S Ny. I.A Selly D. Mantra bersama jajarannya langsung mendatangi rumah para penyandang cacat.
“Dalam kesempatan tersebut Ny. Selly mengatakan bantuan jangan dilihat dari nilainya namun ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Denpasar melalui K3S kepada penyandang cacat. Disamping itu menurut Ny. Selly, ini juga terkait HUT Kota Denpasar Ke-18. Sembako diserahkan kepada 10 anggota keluarga lansia dan penyadang cacat. Diantaranya Lansia Wayan Raken 65 di rumahnya Kelurahan Padangsambian yang kesehariannya berjualan canang, Lansia Ni Wayan Tampek 65 dari Br. Kerta Jiwa Desa Kesiman Kertalangu, Lansia Nengah Rasmen 60 Jl. Tukad Banyu Poh III Br. Tegal Sari Kelurahan Panjer yang kesehariannya berjualan ceper, dan I Nyoman Bager dari Desa Sanur Kaja menderita cacat berat. “Penyerahan bantuan ini adalah merupakan kepedulian kami kepada sesama umat manusia yang mengalami kecacatan fisik. Dengan bantuan ini kami berharap penderitaan yang dialami dapat sedikit berkurang. Karena dengan membantu sesama sesungguhnya adalah yadnya yang paling utama,†kata Ny. IA. Selly Mantra.
Lebih lanjut Ketua K3S mengatakan bantuan semacam ini secara rutin diberikan mengingat masih banyak yang membutuhkan. Mengingat bantuan ini sifatnya sosial Ny. Selly mengharapkan semua pihak yang ekonominya mapan terutama para pengusaha agar turut peduli terhadap penyandang cacat khususnya di Kota Denpasar. Untuk saat ini Ny. Selly menambahkan bantuan yang diserahkan sebanyak 2 buah kursi roda dan 10 paket sembako pada lansia dan penyandang cacat yang berada di empat kecamatan di Kota Denpasar. Dengan bantuan ini minimal mereka yang mengalami kecacatan dapat melakukan aktivitasnya secara mandiri. “Mereka tidak tergantung lagi kepada orang lain, dan dapat melakukan aktivitas sendiri sehingga dapat sedikit mengusir rasa jenuh setelah berhari-hari tinggal dirumah,†ujarnya. Menurut Ny. Selly rata-rata penderita cacat ini berasal dari keluarga miskin dan tinggal di pemukiman yang kurang layak huni. Salah seorang yang mendapatkan bantuan sembako Ni Nengah Rasmen (60 th) mengucapkan terimakasih atas bentuan yang diberikan Pemkot Denpasar selama ini. “Saya sudah banyak dibantu oleh Pemkot Denpasar mulai dari kursi roda hingga sembako,†ujar Rasmen. (Pur)