Menu

KETUA TP PKK KOTA DENPASAR SERAHKAN BANTUAN TANAMAN

  • Jumat, 29 Januari 2010
  • 371x Dilihat
KETUA TP PKK KOTA DENPASAR SERAHKAN BANTUAN TANAMAN
Serangkaian memperingati HUT Kota Denpasar Ke 18, ratusan pegawai Pemkot dari pimpinan hingga staf bersama-sama masyarakat dari berbagai elemen Jumat (29/1) melakukan gerakan penghijauan dengan menanam ribuan pohon dari berbagai jenis di seputar Lapangan Taman Kota Lumintang dan diseluruh Kecamatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota I G N Jaya Negara, Sekkot Rai Iswara, Ketua TP PKK Nyonya Selly, Unsur Muspida, Dinas Kehutanan Bali, Kepala BLH Bali dan Seluruh Jajaran SKPD. Dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kota Denpasar Nyonya Selly Mantra didampingi Wakil Walikota Jaya Negara, DPRD Kota Widiada, Sekkot Rai Iswara, Kadis Kehutanan Bali dan BLH Bali berkesempatan menyerahkan bantuan peralatan biopori dan tanaman kepada para Camat. Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup Ir. A.A. Bgs. Sudharsana, Dipl.PLG selaku koordinator dalam laporannya mengatakan, kegiatan gerakan bhakti penghijauan ini dilaksanakan adalah bertujuan untuk menggugah hati seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk peduli dan cinta terhadap lingkungan. Disamping untuk perbaikan (Improvement) lingkungan khususnya cadangan air di Kota Denpasar. Kegiatan ini dilaksanakan juga dalam rangka menindaklanjuti himbauan Gubernur Bali dalam menyongsong konferensi UNEP yang dilaksanakan di Bali pada tanggal 20 hingga 26 Pebruari 2010. Dan rencananya Propinsi Bali ditunjuk menjadi pelopor “Green Province” pertama di Indonesia. Terhadap kegiatan ini kedepan diharapkan mampu merubah kondisi lingkungan Kota Denpasar yang sejuk, indah, bersih dan nyaman sehingga harapan Walikota yaitu mewujudkan Denpasar Clean And Green akan semakin cepat terwujud. Bagus Sudarsana juga menambahkan dari ribuan pohon yang ditebar sebagian besar terdiri dari pohon jenis perindang seperti mangga, nangka, dapdap merah, sawo dan lain-lain. Selain penanaman pohon kegiatan juga diisi dengan membuat lubang biopori dan penyerahan alat bor biopori. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses penyerapan air ke dalam tanah jika terjadi banjir. Disamping itu untuk mengurangi pencemaran udara di Kota Denpasar juga dilakukan uji emisi gas buang terhadap seluruh kendaraan bermotor milik Pemkot Denpasar. Beberapa kendaraan yang diuji tes emisi pada hari itu sebagian besar lulus artinya masih berada dibawah ambang batas emisi. Guna mengurangi pencemaran emisi gas buang Sudharsana juga menyarankan agar pengendara rajin melakukan penyetelan (tune up) secara rutin, menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dan rutin memeriksakan emisi kendaraan bermotor ke bengkel. (Sdn)