Menu

MELALUI SIMULASI SOSIALISASIKAN PROGRAM PKK

  • Kamis, 29 September 2011
  • 960x Dilihat
MELALUI SIMULASI SOSIALISASIKAN PROGRAM PKK
Berbagai langkah dilakukan PKK Kota Denpasar untuk mensosialisasikan kegiatan-kegiatan dalam program PKK sehingga bisa menyentuh langsung masyarakat terbawah. Salah satunya kegiatan yang dilakukan dengan metode simulasi yang sangat efektitif untuk mensosialisasikan program-program PKK. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasa Ny. IA Selly D. Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara saat membuka lomba simulasi antar TP PKK Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar berkaitan dengan memperingati HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK tahun 2011 di Gedung Wanita Santhi Graha, Kamis (29/9). Lomba simulasi yang berlangsung dua hari diikuti enam kelompok dari Kelurahan Dauh Puri dan Desa Padangsambian Kaja juga dihadiri Ny. Kerti Rai Iswara. Lebih lanjut Ny. Selly dalam sambutan tertulisnya menambahkan metode simulasi sangat efektif digunakan untuk penyuluhan karena dalam permainan simulasi ada diskusi antar peserta yang dikemas dengan suasana gembira sehingga tidak membosankan. Ny. Selly yakin dengan cara simulasi masyarakat akan mudah menerima pesan yang disampaikan. Mengingat para peserta semulasi selain dari kader PKK juga dari bapak-bapak. Metode simulasi untuk sosialisasi program PKK dilaksanakan sesuai dengan hasil Rakernas VI PKK tahun 2005. Untuk kali ini menurut Ny. Selly Mantra materi sosialisasi dalam simulasi adalah pembinaan kesadaran bela negara (PKBN) yang sebelumnya PKDRT (pencegahan kekerasasn dalam rumah tangga). Dipilihnya materi ini mengingat akhir-akhir ini kesadaran berbangsa dan bernegara mulai menurun sehingga perlu ditanamkan pemahaman kesadaran berbangsa dan bernegara sejak dini. PKBN hendaknya dimulai dari keluarga dengan PKK sebgai motor penggeraknya sehingga pada akhirnya dapat membangun jati diri bangsa melalu sikap mental, watak dan perilaku yang berbudaya dan menumbuhkan pengamalan sila-sila dalam Pancasila. Dalam kesempatan tersebut Ny. Selly mengharapkan pada peserta lomba agar sungguh-sunggu memahami materi yang dibawakan mengingat pentingnya pesan-pesan tersebut untuk kehidupan sehar-hari. Sementara Ketua POKJA I yang juga koordinator penyelenggara Ny. IGA Rai Anom Suradi dalam laporannya mengatakan peserta lomba simulasi ini diikuti oleh enam kelompok yaitu 3 kelompok dari Kelurhan Dauh Puri dan 3 kelompok dari Desa Padangsambian Kaja. Dipilihnya wakil-wakil dari kelurahan Dauh Puri dan Desa Padangsambian Kaja mengingat keduanya ini merupakan juara dalam lomba kelurahan lomba desa tingkat kota. Sebelum dilaksankan lomba simulasi ini menurut Ny. Anom Suradi diawali dengan pembinaan-pembinaan kelompok oleh TP PKK Kota Denpasar. (Gst)