PARADE GONG KEBYAR TETAP SEDOT PERHATIAN WARGA KOTA
Perhelatan parade Gong Kebyar yang digelar Dinas Kebudayaan kota Denpasar dan diikuti 90 Sekaa Gong Wanita dan anak-anak ini tetap sedot perhatian Warga Kota Denpasar. Ini dibuktikan memasuki hari keenam parade penonton tetap memadati panggung selatan lapangan Puputan Badung Sabtu Malam (22/8). Disamping mendapatkan perhatian warga Kota tampak juga para pejabat Walikota, wakil Walikota, Sekkot, ketua TP PKK Kota Denpasar dan Jajarannya serta pejabat teras terus hadir dan berbaur dengan masyarakat untuk menyaksikan pergelaran Parade Gong Kebyar tersebut seperti tampak pada parade Gong Kebyar Wakil walikota I GN Jaya Negara, didampingi Sekkot A.A Ngr Rai Iswara, serta para pejabat dilingkungan Pemkot Denpasar.
Sekaa Gong yang tampil malam itu adalah Sekaa Gong Wanita Br. Punduh Kulit Desa Peguyangan Kaja, yang berhadapan dengan Sekaa Gong Wanita Br. Kedaton Sumerta Kelod. Untuk penampilan yang kedua Sekaa Gong anak-anak Br. Batan Poh Sanur yang berhadapan dengan Br. Kusambi Kesiman Kertalangu. Sehari sebelumnya Sekaa Gong Anak-anak Kerti Swara Gita Br. Singgi Langon Sanur tampil memukau dengan tabuh kreasi â€Belimbing Sariâ€. Menurut pembina tabuh kreasi â€Belimbing Sari†I Wayan Umum yang ditemui disela-sela pegelaran mengatakan dikisahkan di suatu Desa yang terletak dipulau Jawa Timur, Desa itu bernama â€Belimbing Sariâ€. Di Desa tersebut terbentang sebuah sungai yang airnya jernih dengan memiliki bebatuan yang indah. Diterik sengatan matahari yang panas datanglah sekelompok anak-anak sambil berlarian dan berlompatan kedalam sungai. Mereka berenang dengan hati yang gembira sambil mengobok-ngobok air dengan riangnya. Dari sinilah saya mengekspresikan kedalam melodi yang indah dan mengkolaborasikannya kedalam kendang jimbe. Penampilan Sekaa Gong ank-anak Br. Singgi langon Sanur berhadapan dengan Sekaa Gong Anak-anak Hasta Komala Rare yang membawakan tabuh dua kreasi “Jayaning sedana†dengan Pembina tabuh I Ketut Candra dan Iwayan Sadhu Gunawan. (Pur)