Menu

PASAR MURAH DISERBU PENGUNJUNG

  • Minggu, 15 Maret 2009
  • 541x Dilihat
PASAR MURAH DISERBU PENGUNJUNG
Menjelang penutupan pasar murah yang di gelar oleh Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Kota Denpasar bersama PKK Kota Denpasar didukung oleh Dinas Pertanian dan Holtikultura Kota Denpasar serta KPN Dharma Wiguna diserbu pengunjung. Pasar murah bersubsidi yang berlangsung selama dua hari ditutup hari ini, Minggu (15/3) di depan Pura Jagatnatha Kota Denpasar. Pasar murah yang menjual Kebutuhan hari raya Galungan,kuningan dan nyepi seserbu warga karena menjual barang dengan harga miring sehingga dapat dijangkau oleh warga . Hal tersebut disampaikan salah satu pengunjung Ibu Gemuh Rasa Astiti saat di temui disela-sela belanja dipasar murah mengatakan sangat mendukung kegiatan pasar murah ini. “Dengan kegiatan pasar murah ini sangat membantu saya mengurangi beban pengeluaran menjelang hari raya, apalagi biasanya menjelang hari raya ini harga barang-barang keperluan upacara akan meningkat tajam. Kehadiran pasar murah ini dapat membantu saya dan masyarakat lainnya dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya Galungan dan Kuningan,” kata Ibu Gemuh. Belanja disini kata gemuh sangat mengasikkan karena tidak berdesak-desakan dan tempatnya strategis . Mengenai harga barang disini Ia mengakui sangat murah lagi 10 % dibandingkan dipasar . contohnya seperti harga lamak dipasaran Rp.2000, namun dipasar murah ini Cuma Rp.1000. Dia juga mengharapkan kedepannya kegiatan semacam ini agar terus dilakukan. Salah satu panitia penyelenggara Pasek Mangku mengatakan kegiatan pasar murah ini diselenggarakan untuk membantu warga Kota Denpasar yang memerlukan sarana serta keperluan upacara hari Raya Galungan dan Kuningan dengan harga yang betul-betul murah dan terjangkau. Beragam kelengkapan upacara hingga kebutuhan rumah tangga seperti sembako dijual secara murah karena sudah disubsidi. “Disamping itu pasar murah ini juga melibatkan langsung para petani yang menjual hasil-hasil pertanian beserta produk olahannya seperti janur, jajan begina, buah-buahan, pisang, klakat, lamak, sampian penjor, minyak goreng dan lain-lain. Pokoknya kami sediakan sarana keperluan upacara hari raya Galungan,” kata Pasek Mangku. Untuk pengadaan beras murah pihaknya juga menggandeng Perpadi (persatuan penggilingan padi) Bali. Sebagai contoh beras C4 harga di pasasaran sekitar 28.000 rupiah per 5 kg, dalam pasar murah beras jenis C4 dijual 24.500 rupiah per 5 kg. Dalam pasar murah ini dibangun tidak kurang dari 40 stand penjualan hasil pertanian beserta produk olahannya. Selebihnya Pasek mangku menyebutkan kegiatan pasar murah diberikan subsidi oleh pihak sponsor sehingga baik pedagang dalam hal ini petani maupun masyarakat konsumen sama-sama menikmati keuntungan. (Pur)