Menu

PASAR MURAH DUKUNG EKONOMI KERAKYATAN

  • Rabu, 10 Maret 2010
  • 340x Dilihat
PASAR MURAH DUKUNG EKONOMI KERAKYATAN
Diluar dugaan ternyata Pasar Murah yang digelar masyarakat Kelurahan Dauh Puri mendapat sambutan antusia dari masyarakat. Padahal lokasi pasar murah berdekatan dengan pusat perbelanjaan Jl. Diponogoro dan dekat dengan pasar pekambingan. Hal ini dibuktikan sebelum Pasar Murah yang dibuka Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Rabu (10/3) yang ditandai dengan pemukulan gong ratusan masyarakat telah memadati beberapa stand pasar murah. Kehadiran pengunjung membuat sumringah 50 pedagang baik yang menjual makanan tradisional, maupun kebutuhan pokok masyarakat. Transaksipun terjadi sebelum pasar murah dibuka orang nomor satu di Jajaran Pemkot Denpasar didampingi Sekkot Denpasar A.AN Rai Iswara, Ketua TP PKK Kota Denpasar IA Selly Mantra. Usai membuka Pasar Murah Walikota Rai Mantra berbaur dengan masyarakat menikmati makanan tradisional didampingi anggota DPRD Provinsi Bali I Made Arjaya. Ditengah-tengah menikmati makanan Walikota Rai Mantra menekankan pasar murah yang dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun masyarakat sebagai upaya membangkitkan ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar. Apalagi pasar murah yang dilaksanakan diiringi dengan memberikan potongan harga bagi masyarakat akan sangat terasa manfaatnya. Seperti yang dilaksanakan mayarakat di Kelurahan Dauh Puri Kecamatan Denpasar Barat. Ketua Panitia Pasar Murah I Gede Wibawa mengatakan Pasar Murah yang dipusatkan di pelataran parkir pertokoan Kertha Wijaya ini akan berlangsung selama 2 hari dari 10 – 11 Maret. Pasar Murah yang juga dikaitkan dengan memperingati Hari Raya Nyepi Caka 1932 sebagai langkah Pemerintah Kota Denpasar untuk membangkitakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Kelurahan Dauh Puri. Lanjut Wibawa, pasar murah yang dilaksanakan kali ini melibatkan 50 pedagang, masing-masing 25 pedagang kuliner dan sisanya pedagang yang akan menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kegiatan ini menurut Wibawa juga melibatkan Forum Komunikasi Koperasi Kecamatan Denbar. Selebihnya Wibawa menambahkan selain untuk membangkitkan UMKM yang ada di wilayah Kelurahan Dauh Puri juga untuk memotivasi UMKM yang lain agar lebih meningkatkan produktivitasnya. Disamping itu lebih memperkenalkan lagi produk-produk UMKM yang ada di Kelurahan Dauh Puri. Pelaksanaan Pasar Murah khusus untuk masyarakat miskin di Kelurahan Dauh Puri akan mendapatkan potongan harga 50 % sedangkan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah akan diberikan potongan harga 20 %. Sementara masyarakat umum di luar Kelurahan Dauh Puri apabila ada keinginan untuk berbelanja dijamin akan mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah. Kedepannya Wibawa mengharapkan Pasar Murah ini akan melibatkan lebih banyak lagi UMKM, mengingat berbagai fasilitas seperti tenda, lampu penerangan dan meja untuk jualan telah disediakan panitia secara gratis. Camat Denbar Made Mudra mengaku sangat senang digelarnya Pasar Murah. Apalagi kegiatan ini dikoordinir langsung oleh masyarakat, sehingga akan memotivasi kreativitas dalam mengelola pasar murah. Selain itu menurut Mudra digelarnya Pasar Murah dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat seperti pedagang makanan tradisional untuk menawarkan barang-barang produksinya. Kedepannya Ia mengharapkan Pasar Murah seperti sekarang ini lebih sering di gelar dengan tempat berbeda. (Pur)