PKK DENPASAR "CLEAN UP BEACH" DAN TANAM POHON
Pantai Matahari Terbit sebagai salah satu obyek wisata Kota Denpasar, kebersihannya harus selalu tetap dijaga. Pemkot Denpasar serta seluruh lapisan masyarakat Denpasar secara berkesinambungan melaksanakan berbagai kegiatan dalam mewujudkan Pantai yang bersih dan hijau. Seperti dalam pelaksanaan “Clean Up Beach†yang digelar Pemkot Denpasar melalui Badan Lingkungan Hidup Kota Denpasar bersama Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Sabtu (12/11) di Pantai Matahari Terbit Sanur. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antarai Jaya Negara, Ketua Darmawanita Persatuan Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara, Pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Siswa Sekolah Se-Desa Sanur, serta Masyarakat Sanur.
Dalam kegiatan tersebut seluruh anggota PKK Kota Denpasar yang dipimpin Wakil Ketua TP PKK Denpasar Ny. Antari Jaya Negara bersama Ny. Kerti Rai Iswara menyisir Pantai Matahari Terbit sembari membersihkan pantai dari sampah plastik. Tidak hanya itu ibu-ibu PKK Denpasar dalam kegiatan “Clean Up Beach “ juga menanam beberapa pohon yang dapat hidup di daerah pantai. Seperti pohon Keben, Bintaro, dan Ketapang. “Kegiatan ini secara berkesinambungan dilaksanakan PKK Kota Denpasar. Kali ini melaksanakan kegiatan aksi bersih sampah plastik, dan penanaman pohon,†ujar Ny. Antari Jaya Negara didampingi Ny. Kerti Rai Iswara. Kegiatan yang dilaksanakan kali ini juga mendukung kegiatan Pekan Flori Flora Nasional (PF2N) dimana Denpasar sebagai tuan rumah dalam ivent Nasional ini. Pada kegiatan PF2N mendatang PKK Kota Denpasar juga mengikuti dua kegiatan lomba yakni lomba merangkai bunga dan lomba merangkai buah.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Denpasar A.A Bagus Sudharsana mengatakan gerakan kebersihan yang dilaksanakan kali ini dalam rangka menyongsong PF2N. Kegiatan yang cukup spektakuler ini akan mempertemukan produsen flori-flora, petani, pelaku bisnis, peneliti, pakar, serta para penggemar tanaman hortikultura dari seluruh Indonesia dan peserta internasional seperti dari Singapura, Australia, Malaysia, Taiwan dan Korea. Disamping itu kegiatan ini juga menyongsong Sanur Vilage Festival, serta peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia. Menurut Sudharsana pada tanggal 17 November mendatang Denpasar juga akan dikunjungi Ny. Ani Yudhoyono. Ibu Negara RI ini rencananya akan menanam pohon manggrove di kawasan hutan manggrove Suwung Denpasar. Dengan hadirnya Ibu Negara RI, peringatan Hari Menanam Pohon di Kota Denpasar gaungnya akan sampai di Tingkat Nasional. “Terimakasih kepada masyarakat Sanur yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,“ ujar Sudharsana. Dilaksanakannya event PF2N di Desa Sanur diharapkan kedepan Sanur lebih dikenal tidak saja melalui pariwisatanya, namun bisa dikenal melalui kebersihan dan kerindangannya. Adapun jenis pohon yang ditanam kali ini diantaranya Bintaro, Keben, Ketapang, serta beberapa pohon langka yang diadopsi oleh Desa Sanur Kaja diantaranya Majegau, Mundeh, Nagesari, Badung dan Kelecung. Kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bibit pohon langka, tempat sampah, dan papan petunjuk yang didukung oleh BUMN kepada Kepala Badan Lingkungan Hidup A.A Bagus Sudharsana dan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur I.B Sidharta Putra. (Pur)