PKK KOTA GELAR KURSUS SINGKAT MEMBUAT BANTEN
Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Selasa (8/9) menggelar penataran atau kursus singkat membuat banten kepada 170 kader-kader PKK Desa/Kelurahan serta Kecamatan dan kader PKK Kota Denpasar di Gedung Wanita Shanti Graha. Pentaran ini menghadirkan Narasumber IB. Putu Sudarsana, MBA. MM. yang juga Ketua Parisada Dharma Hindu Bali (PDHB).
Ketua Tim Penggerak Kota Denpasar Ny. IA. Selly Darmawijaya Mantra mengatakan kegiatan ini merupakan program rutin yang diadakan setiap tahun kepada kader-kader PKK di Kota Denpasar, namun materinya disesuaikan dengan topik kekinian. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah ilmu dan pengetahuan bagi ibu-ibu PKK di Kota Denpasar. â€Sebagai wanita Bali kemampuan membuat banten sudah menjadi kewajiban, sangat aneh kalau sebagai wanita Bali tidak bisa membuat banten. Disamping itu juga dengan adanya penataran ini, kita menjadi tahu cara serta makna dari banten itu sendiri, karena selama ini banyak dari ibu-ibu yang membuat banten hanya berdasarkan kebiasaan, tanpa tahu makna dari banten yang dibuat,†kata IA Selly. Lebih lanjut dia mengatakan kegiatan yang dikoordinir oleh Pokja I PKK Kota Denpasar sejatinya merupakan implementasi dari dari Program Kota Denpasar yakni mewujudkan Kota Denpasar sebagai Kota Kreatif yang berbasis budaya unggulan. â€Jadi dengan kegiatan ini para ibu-ibu bisa membuat banten walaupun dengan sederhana tanpa mengurangi maknanya. Dengan pengetahun yang didapat ini minimal kita dapat mengurangi keinginan untuk membeli banten,†katanya.
Sementara itu IB. Putu Sudarsana mengatakan bahwa penataran ini ini juga bertujuan untuk menghilangkan istilah gugon tuwon atau mula keto dikalangan masyarakat tentang perelengkapan banten. Jawaban mule keto sudah saatnya dihilangkan dengan melakukan pendalaman akan makna banten yang sebenarnya. â€Jadi kita membuat banten sudah tahu maknanya yang sesuai dengan sastra agama,â€katanya. Pada penataran terebut IB Sudarasana membawakan materi tentang membuat banten upacara meningkat dewasa atau Munggah Deha/Teruna. (Dw)