Menu

PKK PROVINSI ACEH BELAJAR DENGAN PKK DENPASAR

  • Senin, 31 Oktober 2011
  • 480x Dilihat
PKK PROVINSI ACEH BELAJAR DENGAN PKK DENPASAR
Berbagai prestasi gemilang yang diraih PKK Kota Denpasar di tingkat nasional membuat PKK Kota menjadi tempat pembelajaran dari PKK dari daerah lain termasuk PKK Provinsi Aceh. Rombongan yang berjumlah 15 orang diterima langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly Mantra yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara berserta seluruh anggota PKK Kota Denpasar, Senin (31/10) di Gedung Wanita Santhi Graha. Ny. Selly Mantra dalam sambutannya mengatakan Kota Denpasar yang merupakan ibukota Provinsi Bali merupakan pusat perdagangan, ekonomi dan pendidikan memiliki permasalah yang sama seperti kota besar lainnya di Indonesia. Untuk menghadapi permasalahan tersebut diharapkan semua komponen termasuk lembaga-lembaga sosial turut mengatasi permasalahan perkotaan tersebut. Dalam hal ini gerakan PKK dari kelompok dasa wisma merupakan ujung tombak dari gerakan PKK. Saat ini menurut Ny. Selly di Denpasar terdapat 6.546 kelompok dasa wisma serta 17.903 orang kader umum dan 431 kelompok posyandu. Sedangkan jumlah kader posyandu yang ada di Kota Denpasar sebanyak 2.513. Untuk memotivasi para kader pihaknya telah memberikan reward seperti memberikan seragam, memberikan modal simpan pinjam, memberikan insentif da memberikan bibit tanaman produktif. Disamping mengajak anggota untuk sembahyang serta memberikan pemeriksaan secara gratis. Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Ketuanya Ny. Made Jendra mengatakan kegiatan PKK Provinsi Bali dengan Provinsi Aceh memiliki kesamaan. Namun melalui studi banding di Kota Denpasar ini diharapkan dapat saling mengisi kekurangan masing-masing. Dalam kesempatan tersebut Ny. Made Jendra mengharapkan melalui kunjungan agar memberikan masukan terhadap hal-hal yang mungkin bisa memberikan kemajuan di bidang PKK. Ketua Rombongan yang juga Wakil Ketua V PKK Provinsi Aceh Ny. Herani mengatakan dipilihnya PKK Kota Denpasar menjadi pusat studi banding mengingat berbagai prestasi yang di raih PKK Kota Denpasar tingkat nasional. ”Semua sudah mengetahui Provinsi Aceh beberapa tahun bencana mulai dari konflik hingga bencana alam seperti tsunami,” ujar Herani. Semua ini membuat pembangunan di Provinsi Aceh agak keterbelakang dibandingkan kota lain di Indonesia termasuk dengan Kota Denpasar. Melalui studi banding yang dilakukan ini diharapkan mendapat masukan yang bermanfaat untuk membangun di provinsi Aceh khususnya dalam program PKK. Usai diterima oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar rombongan PKK Provinsi Aceh melakukan kunjungan lapangan dengan mengunjungi Desa Cengkilung. (Gst)