Menu

RATUSAN LANSIA DIAJAK MELUKAT DI TIRTA EMPUL

  • Jumat, 20 Juli 2012
  • 432x Dilihat
RATUSAN LANSIA DIAJAK MELUKAT DI TIRTA EMPUL
Tidak banyak pemerintah daerah di Indonesia yang menaruh perhatian besar terhadap kaum lanjut usia (lansia) karena mereka dianggap tidak produktif lagi. Padahal, kaum lansia ini juga butuh perhatian minimal bisa menikmati keindahan alam serta hiburan layaknya di sisa akhir hidupnya. Terobsesi untuk menyeimbangkan pembangunan termasuk melibatkan para lansia maka Pemkot Denpasar Jumat (20/7) mengajak ratusan lansia melakukan tirtayatra dan tamasya. Kegiatannya pun dikemas dalam bentuk kunjungan spiritual (tirtayatra ke Pura Tirta Empul) dan rekreasi ke obyek wisata Bali Zoo Park (kebun binatang). Acara itu dipimpin langsung istri Walikota Denpasar IA Selly Dharmawijaya Mantra dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Antari Jaya Negara serta Ny. Kerti Rai Iswara. Tampak ratusan lansia melukat di tirta empul membentuk barisan yang cukup panjang. Ny. Selly Mantra yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Denpasar menyatakan, kegiatan ini adalah sebagai perhatian dan upaya menyeimbangkan pembangunan fisik dan kesehatan mental psikologis para lansia di Kota Denpasar. "Antara pembangunan fisik dengan mental spiritual mesti sejalan, seiring, sehingga pelaksanaan pembangunan berhasil mencapai tujuan," ujar Ny. Selly. Dengan kesehatan mental dan spiritual yang memadai, akan tercipta suasana kondusif dan SDM yang andal dalam melaksanakan pembangunan. Iapun menambahkan kalau kegiatan ini merupakan kegiatan rutin PKK Kota Denpasar untuk mengajak para lansia untuk metirtayatra. “Kami harapkan semua lansia di seluruh banjar-banjar di Kota Denpasar pernah metirtayatra. Namun spiritual ini dilaksanakan secara bertahap tiap tahun,” ujar Selly seraya mengatakan kegiatan tahun ini dilaksanakan selama empat hari sesuai dengan jumlah kecamatan yang ada di Kota Denpasar. Lurah Kesiman IB Ketut Suanthara ditemui sela-sela tirtayatra mengatakan, program Pemerintah Kota Denpasar melalui TP PKK Kota Denpasar yang memperhatikan kehidupan para lansia sangat bagus sekali. Selain memperhatikan kesehatan para lansia dengan memberikan pengobatan gratis juga melaksanakan tirtayatra yang dikoordinir TP PKK Kota Denpasar. Menurutnya setelah dilaksanakan kegiatan posyandu pari purna dan senam lansia tentunya sangat tepat bila kegiatan metirtayatra ini dilaksanakan. Ini membangun keseimbangan antara pembagunan fisik dan spiritual. “Kegiatan ini sangat bagus sekali kami harapkan terus berlanjut sehingga para lansia benar-benar merasa diperhatikan,” ujar IB Suanthara. Sementara itu, salah seorang lansia Ida Ayu Ketut Adi dari Banjar Ujung mengaku meski sudah uzur tidak semua sempat ber-tirtayatra ke pura-pura tersebut. "Sebenarnya dari dulu ingin ber-tirtayatra, namun karena kemampuan keuangan tidak memadai maka kami tidak mampu melakukannya," jelas IA Ketut Adi. Oleh karenanya, sebagian besar peserta tirtayatra menginginkan agar kegiatan ini dapat berjalan berkesinambungan tiap tahun. Bagi para lansia, ber-tirtayatra bukan hanya untuk melakukan persembahyangan, namun juga ajang berkumpul dan bertukar cerita kenangan masa lalu dengan sesama lansia. (Gst)