Menu

SELLY MANTRA : SIMULASI MASIH EFEKTIF

  • Jumat, 28 November 2008
  • 675x Dilihat
SELLY MANTRA : SIMULASI MASIH EFEKTIF
Permainan simulasi yang sempat turun pamor sejak era reformasi kini kembali digiatkan. “Permainan simulasi masih efektif untuk mensosialisasikan berbagai program-program kerja PKK,” tegas Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny IA Selly D Mantra saat meninjau Lomba Simulasi Antar Desa/Kelurahan Binaan se-Kota Denpasar di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (27/11). Lomba melibatkan 12 tim dari empat Kecamatan dan berlangsung dari tanggal 25 Nopember 2008. Ditambahkannya metode simulasi merangsang para peserta untuk berpendapat, meskpun berbeda dengan peserta lainnya sehingga menciptakan budaya demokratis. ”Lagipula setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk menyampaikan pendapat sehingga merangsang peserta untuk aktif berpartisipasi,’ jelas Ny Selly Mantra. Metode simulasi juga dapat memotivasi masyarakat secara mandiri menambah pengetahuan dan wawasan. ”Dengan permainan simulasi, masyarakat terbiasa untuk berdialog dan berdiskusi dalam memecahkan suatu permasalahan,” ujar ibu tiga putra ini. Kegunaan-kegunaan tersebutlah yang menjadi salah satu alasan digiatkannya kembali metode simulasi dalam mensosialisasikan program-program kerja PKK. ”Apalagi Keputusan Mukernas PKK sudah mengamanatkan hal tersebut,” ujarnya sembari tersenyum ramah. Dijelaskannya selain cukup efektif mensosialisasikan program-program pemerintah, permainan simulasi juga menumbuhkan saling menghargai dan menghormati. Dalam lomba kali ini beragam topik digelar untuk masing-masing peserta. Diantaranya topik tentang Pendidikan Pendahuluan Bela Negara, Pengenalan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, Pola Asuh Anak dan sebagainya. Selama lomba berlangsung, suasana Gedung Santi Graha tampak semarak. Para peserta juga berlomba menyajikan penampilan terbaik. Bahkan dalam penampilannya mereka menyajikan gerak tari dan nyanyian. Selain berlomba simulasi, para peserta juga berlomba dalam unjuk nyanyi dan tari. Bahkan para suporterpun tak kalah semarak mendukung kontestannya berlaga. Lomba digelar setiap tahun untuk memeriahkan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang jatuh pada bulan Desember mendatang.