TP PKK DENPASAR LATIH KADER BKB
Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat sebagai lembaga pertama dan utama dalam membina serta membentuk kecerdasan balita. Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Kota Denpasar IA Selly Mantra saat membuka orientasi Bina Keluarga Balita se-Kota Denpasar, Senin (12/4), di Gedung Wanita Shanti Graha.
Dia menambahkan, poin tertinggi dalam penilaian Bina Keluarga Balita yakni nilai partisipasi dan swadaya dari keluarga itu. Kenapa keluarga? Menurutnya, keluarga sangat menentukan sikap dan kebijakan dalam melakukan upaya pembinaan. Disamping itu keluarga adalah tempat asal sumber daya manusia. “Keluarga adalah tempat manusia dilahirkan, dan keluarga adalah tempat rujukan kasih sayang dan keluarga merupakan tempat bermuara serta berlabuhnya semua persoalan sosial kemasyarakatan sehingga diperlukan kedamaian dan ketenangan suasana untuk menyelesaikan persoalan. Untuk itulah berbagai potensi yang ada dalam memberi kontribusi yang cukup berarti bagi masyarakat dan dilakukan secara berkesinambungan,†tegas Selly Mantra.
Sedangkan Dra. AA Wetrawati selaku ketua panitia dalam laporannya mengatakan, tujuan diselenggarakannya orientasi ini yakni meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kader dalam program BKB. Juga dalam rangka meningkatkan kemampuan kader dalam bersikap dan meningkatkan kepedulian kader tentang permasalahan tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia. Terakhir : meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan BKB. Orientasi yang melibatkan seluruh kader di empat kecamatan se-Kota Denpasar berlangsung selama empat hari pada 12-15 April. Orientasi diikuti 183 peserta. Para tutor yang ikut terlibat dalam pemberian materi berasal dari Peranan Perempuan Kota Denpasar, BKKBN Propinsi Bali, TP PKK Kota Denpasar, dan lain-lain.